Cak dan Ning Surabaya Dorong Kepemimpinan Anak Muda Menuju Indonesia Emas 2045

surabayapagi.com
Puncak Grand Final Pemilihan Duta Wisata "Cak dan Ning" Kota Surabaya Tahun 2026 berlangsung meriah di Balai Kota. SP/Pemkot Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebanyak 15 finalis "Cak dan Ning" Kota Surabaya Tahun 2026 saling adu gagasan dan inovasi dalam acara bertajuk “Adhigana Manggala” “Berani Berkarya, Bersama Berdaya” di Puncak Grand Final demi merebutkan tongkat estafet Cak dan Ning 2026, di Balai Kota.

Adanya tema Adhigana Manggala sengaja dipilih dalam pemilihan Cak dan Ning 2026 karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ingin menunjukkan sosok kepemimpinan anak muda. Sehingga menjadikan semangat untuk anak muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

“Di tahun menuju Indonesia Emas itu waktunya anak muda untuk maju sebagai pemimpin. Kenapa tema ini diambil, Adhigana Manggala menggambarkan sosok kepemimpinan yang digdaya di masa depan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, Senin (12/10/2026).

Baca juga: Penghuni Diminta Tertib, Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah

Berbagai inovasi yang dipresentasikan itu bisa dikolaborasikan menjadi satu dan diwujudkan bersama dalam mewujudkan mimpi anak muda Kota Surabaya ke depannya. Berbagai inovasi itu nantinya juga akan didorong untuk mendukung berbagai program Pemkot Surabaya, salah satunya yakni Kampung Pancasila. Karena poin empat besar dalam ajang ini adalah membahas soal lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya. 

Baca juga: DLH Surabaya Tindak Lanjuti Aduan Aktivitas Pembakaran Sampah di Tambak Mayor

“Nah, makanya kenapa jawaban mereka antara dengan satunya berbeda, ada yang mengangkat bank sampah, digitalisasi, stunting, kegotongroyongan, dan sebagainya. Insya allah pemerintah akan melibatkan mereka di dalam Kampung Pancasila tersebut, karena pada saat ini pun kami juga berkoordinasi dengan kampus apalagi yang menerima beasiswa itu wajib hukumnya untuk terlibat di dalam Kampung Pancasila,” pungkasnya. sb-05/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru