Pemesanan Digital Sumbang Lebih dari 40 Persen, Bluebird Perluas Layanan MyBluebird

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Surabaya — Pemesanan melalui aplikasi MyBluebird kini berkontribusi lebih dari 40 persen terhadap total pemesanan Bluebird dari seluruh kanal.

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan yang memperluas fungsi aplikasi, dari pemesanan taksi menjadi akses ke berbagai layanan mobilitas.

Baca juga: Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Melalui kampanye “MyBluebird, My Way”, Bluebird Group memperkenalkan pengembangan layanan yang mencakup fitur Multi-Select, Airport Transfer, serta penyempurnaan fitur Rent. Ketiganya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan yang berbeda, mulai dari penggunaan taksi hingga penyewaan mobil dan perjalanan menuju bandara.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan pengembangan teknologi perusahaan didasarkan pada perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami. Dengan mendengarkan pelanggan, kami terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas. Sebagai perusahaan mobilitas, Bluebird Group menghadikan MyBluebird menjadi salah satu kanal digital untuk mengakses dan memesan berbagai pilihan layanan,” kata Andre.

Transformasi digital Bluebird Group telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Pada 2011, perusahaan memperkenalkan Taxi Mobile Reservation, layanan reservasi taksi melalui perangkat BlackBerry yang menjadi bagian dari upaya awal pemesanan secara digital.

Pengembangan tersebut berlanjut melalui MyBluebird. Aplikasi ini kemudian diperluas untuk mengakomodasi beragam kebutuhan perjalanan dan layanan lain dalam ekosistem perusahaan, termasuk penyewaan kendaraan dan pengiriman barang.

Salah satu pembaruan yang diperkenalkan adalah Multi-Select. Fitur ini memungkinkan pelanggan memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu kali pemesanan.

Armada terdekat dari lokasi pelanggan kemudian ditugaskan untuk melakukan penjemputan.

Untuk kebutuhan perjalanan menuju atau dari bandara, fitur Airport Transfer menyediakan pilihan armada Goldenbird yang dapat diakses melalui menu Ride.

Pelanggan dapat memilih tipe kendaraan sesuai kebutuhan, dengan tarif yang sudah mencakup biaya tol. Nomor penerbangan juga dapat dihubungkan untuk membantu perencanaan perjalanan.

Baca juga: Kendaraan Listrik Masuk Sektor Transportasi Premium, Jawab Kebutuhan Mobilitas Kota Besar

Sementara itu, fitur Rent diperbarui untuk memudahkan proses penyewaan mobil Goldenbird. Melalui aplikasi, pelanggan dapat melihat pilihan armada dan estimasi biaya, kemudian melakukan reservasi untuk kebutuhan sewa berdasarkan jam (hourly) maupun harian (daily).

Selain layanan perjalanan penumpang, MyBluebird juga menyediakan akses ke Bluebird Kirim melalui fitur Delivery untuk kebutuhan pengiriman barang.

Bluebird turut mempertahankan sejumlah fitur yang mendukung fleksibilitas pemesanan. Advance Booking memungkinkan pelanggan merencanakan perjalanan lebih awal, sedangkan Fixed Price menyediakan pilihan tarif pasti.

Dari sisi pembayaran, Multi-Payment memberikan sejumlah opsi transaksi. Salah satunya EZPay, yang memungkinkan pembayaran secara non-tunai meski pelanggan menghentikan taksi langsung dari jalan atau pangkalan.

Bagi pelanggan yang menggunakan layanan secara rutin, tersedia pula Subscription berupa paket perjalanan dengan harga yang diklaim lebih hemat.

Baca juga: Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Pengembangan layanan tersebut berlangsung di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa dengan layanan digital.

Dalam materi yang disampaikan perusahaan, sebuah studi disebut menunjukkan 84 persen konsumen Indonesia memilih penawaran yang dipersonalisasi, sedangkan 65 persen memilih menerimanya melalui aplikasi seluler.

Bluebird mengaitkan tren tersebut dengan kebutuhan menyediakan pilihan mobilitas yang lebih sesuai dengan preferensi pelanggan.

Namun, perusahaan tetap perlu memastikan bahwa pengembangan fitur dan kemudahan pemesanan diikuti pengalaman layanan yang konsisten.

“Pada akhirnya, tidak ada satu cara bergerak yang berlaku bagi semua orang. Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing. Karena mobilitas bukan tentang mengikuti satu cara, tetapi menemukan cara yang paling tepat bagi setiap orang,” tutup Andre.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru