SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di kota tersebut. Setelah 28 tahun beroperasi, perusahaan ini memperluas layanan dari taksi reguler menjadi layanan multimoda.
Layanan yang kini tersedia meliputi transportasi antarkota melalui Cititrans, layanan logistik Bluebird Kirim, sewa kendaraan Goldenbird, serta sewa bus Bigbird. Di Surabaya, Bluebird mengoperasikan lebih dari 900 armada untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, mengatakan pengembangan layanan dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan transportasi yang aman dan nyaman di tengah mobilitas perkotaan yang tinggi.
Menurutnya, kepercayaan pelanggan menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan layanan, selain penguatan kualitas pengemudi dan operasional.
Sementara itu, General Manager Bluebird Group Jawa Timur, Rito Sudarmawan, menyebut perusahaan memperluas jangkauan layanan dengan menghadirkan armada di berbagai titik strategis, seperti kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, bandara, dan stasiun.
Selain itu, Bluebird juga melakukan peremajaan armada serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan pengemudi.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Bluebird menambah 50 unit kendaraan listrik jenis BYD E6 yang dioperasikan untuk layanan taksi dari Bandara Juanda. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Di sektor korporasi, perusahaan mencatat pertumbuhan pelanggan sebesar 28 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Layanan yang ditawarkan antara lain kontrak sewa kendaraan, shuttle karyawan, serta sistem voucher perjalanan.
Untuk mendukung kemudahan akses, Bluebird juga mengandalkan aplikasi MyBluebird yang menyediakan fitur pemesanan, kepastian tarif, hingga pembayaran digital. Penggunaan fitur tarif pasti (fixed price) di Surabaya tercatat meningkat 52 persen pada kuartal pertama 2026.
Pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin beragam serta meningkatkan konektivitas transportasi di Surabaya.
Editor : Redaksi