Pemkab Sumenep Kuatkan Ekonomi Lokal Dengan Bangun Landasan Perintis di Masalembu

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan pembangunan landasan udara perintis atau air strip di Pulau Masalembu untuk mempercepat konektivitas wilayah kepulauan.

Rencana itu diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sumenep dengan PT Elnusa Tbk terkait pemanfaatan lahan perusahaan di Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu.

Baca juga: Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, landasan tersebut akan menjadi alternatif transportasi selain jalur laut yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat.

“Kami memanfaatkan lahan Elnusa di Masalembu untuk air strip yang akan melayani penerbangan perintis,” ujar Fauzi, belum lama ini.

Menurutnya, kehadiran transportasi udara sangat vital untuk Masalembu. Selain memperlancar mobilitas warga, juga untuk mempercepat distribusi logistik, pelayanan kesehatan darurat, pendidikan, hingga penguatan ekonomi lokal.

Baca juga: Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Fauzi menjelaskan, Sumenep memiliki karakteristik geografis yang kompleks dengan 126 pulau, 48 di antaranya berpenghuni, serta 9 kecamatan kepulauan. Kondisi itu menuntut infrastruktur transportasi yang tidak hanya mengandalkan kapal.

“Kerja sama ini adalah komitmen kami untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya Masalembu dan kepulauan lainnya,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Ia berharap air strip tersebut nantinya mampu mengurangi isolasi geografis, menekan biaya dan waktu distribusi barang pokok, serta memberi kepastian akses saat cuaca buruk atau kondisi medis darurat.

Pemkab menyebut MoU ini masih tahap awal. Tahapan selanjutnya akan dilakukan kajian teknis, kelayakan lahan, dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait perizinan penerbangan perintis. rah

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru