SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang.
Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga parkir di kawasan Kandang Sari, Surabaya, itu menjadi salah satu calon penerima bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Baca juga: DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional
Selama ini, keterbatasan ekonomi membuat Nur kesulitan mewujudkan keinginannya memperbaiki tempat tinggal.
Ia mengaku hidup seorang diri dan mengandalkan penghasilan dari pekerjaan menjaga parkir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih, Pak Prabowo, saya senang sekali karena dari dulu ingin membangun rumah. Tetapi tidak punya tanah dan tidak mampu membangunnya,” ujar Nur saat menerima kunjungan anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono di kediamannya, Jumat (16/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bambang meninjau kondisi rumah Nur serta calon penerima bantuan BSPS lainnya di kawasan Kandang Sari.
Ia menyebutkan, Surabaya memperoleh alokasi bantuan untuk 2.000 rumah sebagai bagian dari program perbaikan hunian yang dijalankan pemerintah di berbagai daerah.
“Harapan kita, melalui program ini masyarakat bisa mendapatkan rumah yang layak huni. Sehingga kehidupannya menjadi lebih sehat dan tenang, baik secara jasmani maupun rohani,” kata Bambang.
Baca juga: 67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN
Menurut Bambang, kelayakan hunian berkaitan erat dengan kesehatan dan kualitas hidup penghuninya.
Rumah yang sehat dan nyaman diharapkan memberikan ruang istirahat yang memadai serta perlindungan dari berbagai persoalan lingkungan, termasuk banjir.
“Program ini diharapkan bisa mendukung pertumbuhan generasi muda di dalam keluarga tersebut. Agar mereka dapat beristirahat dengan cukup dan hidup lebih sehat,” ujarnya.
Bagi Nur, bantuan tersebut juga diharapkan menjawab kebutuhan dasar yang selama ini belum terpenuhi.
Baca juga: Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan
Ia menyampaikan rasa syukur karena rumahnya nantinya direncanakan dilengkapi fasilitas WC dan kamar mandi.
Ketersediaan sanitasi yang layak menjadi bagian penting dari perbaikan hunian, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk membangun atau memperbaiki rumah secara mandiri.
Melalui program BSPS, perbaikan rumah diharapkan tidak sekadar mengubah kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
Editor : Redaksi