Cegah KLB Penyakit, Dinkes Kediri Perkuat Surveilans Lewat Imunisasi PD3I

surabayapagi.com
Kegiatan edukasi oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri, Jawa Timur. Kegiatan itu diikuti kader kesehatan dan petugas surveilans.  SP/KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, memperkuat peran kader kesehatan dan petugas surveilans untuk mendeteksi dini penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Sedangkan sejumlah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi antara lain difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, infeksi human papillomavirus (HPV), campak, dan rubela.

Pasalnya, kader kesehatan memiliki peran penting dalam pencegahan penyakit karena berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga dapat membantu menemukan gejala yang mencurigakan sejak dini.

Baca juga: Aksi Bergizi di Sekolah, Gus Qowim Ajak Remaja Terapkan Pola Hidup Sehat

"Kami berharap kader kesehatan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat, terutama mengenai manfaat imunisasi, jadwal pemberian imunisasi, serta pentingnya melengkapi imunisasi anak sesuai ketentuan," jelas Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Rini Hidayat, Kamis (22/10/2026).

Baca juga: Dinkes Kota Kediri Gelar Pembekalan Jamaah Haji

Ia juga berharap kader dapat memotivasi masyarakat agar lebih memahami manfaat imunisasi dan berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Hal itu karena surveilans epidemiologi berperan dalam mendeteksi dan memantau kemungkinan munculnya kasus penyakit agar dapat segera ditindaklanjuti. 

Rini juga menyoroti tren penurunan capaian imunisasi di Kota Kediri dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kelengkapan imunisasi berperan dalam membentuk kekebalan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Oleh karena itu, pemahaman masyarakat mengenai manfaat imunisasi perlu terus diperkuat, termasuk dalam menyikapi informasi yang kurang tepat mengenai efek samping atau kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).

Baca juga: Lewat Senam Kaki, Dinkes Kediri Beri Edukasi Penderita Diabetes Melitus

Sehingga, adanya pelaporan cepat, dan tindak lanjut yang tepat menjadi bagian penting dalam mengantisipasi KLB penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. "Upaya pencegahan KLB membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari imunisasi yang lengkap, pelaksanaan surveilans yang aktif, hingga keterlibatan seluruh elemen masyarakat," ujarnya. kd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru