Aksi Bergizi di Sekolah, Gus Qowim Ajak Remaja Terapkan Pola Hidup Sehat

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin meninjau langsung pelaksanaan Aksi Bergizi di sekolah, Rabu (29/07/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 1 Kota Kediri. Aksi Bergizi ini merupakan upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda melalui penerapan pola hidup sehat sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari makan sehat bergizi, mimum tablet tambah darah, dan lainnya. Aksi Bergizi menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah anemia pada remaja sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.

"Tubuh ini adalah amanah dari Allah SWT. Bahkan, ia jauh lebih berharga daripada barang apa pun yang kita miliki. Maka apa yang kita makan, apa yang kita minum, dan bagaimana kita merawat tubuh ini, semuanya akan menentukan seperti apa masa depan kita," ujar Wakil Wali Kota Kediri.

Hari ini, tantangan anak muda bukan lagi sekadar kekurangan makanan. Setiap hari begitu banyak pilihan makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi. Minuman manis yang sedang viral, makanan cepat saji yang praktis, jajanan dengan warna-warni yang menarik, semuanya begitu mudah ditemukan. Generasi saat ini harus bijak memilih makanan atau minuman yang dikonsumsi. Ada makanan yang membuat tubuh semakin kuat, otak semakin fokus, dan semangat belajar meningkat. Tetapi ada juga makanan yang kalau dikonsumsi terus-menerus justru membuat tubuh cepat lelah, sulit berkonsentrasi, bahkan menjadi awal berbagai penyakit di kemudian hari.

"Karena itu saya ingin mengajak adik-adik semua mulai belajar menjadi generasi yang cerdas memilih, bukan hanya cerdas di dalam kelas. Karena orang yang hebat bukanlah orang yang selalu mengikuti keinginan, tetapi orang yang mampu memilih mana yang terbaik bagi dirinya," ungkap Gus Qowim.

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengajak generasi muda untuk menjaga kesehatan sejak dini sebagai bekal utama dalam meraih cita-cita. Menurutnya, apa pun profesi yang diimpikan, mulai dari dokter, guru, polisi, atlet, pengusaha, hingga pemimpin daerah, semuanya membutuhkan tubuh yang sehat. Aksi Bergizi bukan sekadar kegiatan makan bersama atau minum tablet tambah darah, melainkan upaya membangun kebiasaan hidup sehat yang akan menjadi bekal sepanjang hayat. Harapannya sekolah menjadi tempat lahirnya budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik, sarapan bergizi, dan pembiasaan perilaku sehat secara rutin. Lalu kepada remaja putri agar tidak ragu mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. Menurutnya, tablet tambah darah bukanlah obat bagi orang yang sakit, tetapi ikhtiar untuk mencegah anemia, menjaga kebugaran, serta mempersiapkan lahirnya generasi yang sehat di masa depan.

"Saya berharap setelah pulang dari kegiatan ini, bukan hanya ilmunya yang dibawa pulang, tetapi juga kebiasaan baiknya. Mulailah membiasakan sarapan, memperbanyak makan buah dan sayur, mengurangi minuman manis, serta rajin berolahraga. Masa depan dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang kita lakukan setiap hari," pungkasnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Dinas Kesehatan dan SMP Negeri di Kota Kediri mengenai pelayanan kesehatan. Melalui MoU ini harapannya UKS ditingkatkan agar dapat menjembatani keluhan yang dirasakan oleh murid. UKS bisa melakukan preventif dan pencegahan penyakit. Jadi pertolongan pertama dapat dilakukan di UKS. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Hamida menambahkan bahwa makanan bergizi seimbang berisi karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin. Dengan aksi bergizi ini, anak-anak dapat memahami makanan bergizi seimbang. Khusus untuk remaja putri, ada tambahan minum tablet tambah darah. Sebab remaja putri nanti akan menjadi seorang ibu, dimana sering dijumpai kasus anemia. "Sejak dini kita berikan tablet tambah darah seminggu sekali. Jadi sudah kita siapkan calon ibu yang terhindar dari anemia. Sehingga melahirkan generasi yang baik," imbuhnya.

Turut hadir,  perwakilan TP PKK Kota Kediri Siskawati, perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SMPN di Kota Kediri, dan tamu undangan lainnya. Can

 

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…