SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu upaya dalam memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal berkomitmen dalam mengatasi hal tersebut melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari pencegahan kekerasan, penguatan ketahanan keluarga, edukasi masyarakat, hingga pendampingan korban, untuk memastikan perempuan dan anak mendapatkan perlindungan, pemenuhan hak, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang.
"Perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, lingkungan tempat tinggal, dan masyarakat. Karena itu, Pemkot Surabaya terus memperkuat program pencegahan sekaligus memastikan layanan penanganan dapat diakses oleh warga yang membutuhkan," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Ida Widayati, Kamis (22/10/2026).
Baca juga: Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya
Sehingga, untuk mengoptimalkan langkah tersebut, salah satu upaya yang dikembangkan adalah Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak (KAS RPA), yang mendorong terciptanya lingkungan permukiman aman, nyaman, edukatif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Baca juga: Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang
"Melalui program ini, masyarakat diharapkan berperan aktif dalam memenuhi hak anak, mengenali potensi risiko kekerasan, serta membangun lingkungan yang mendukung perlindungan perempuan dan anak," katanya.
Di lingkungan pendidikan, Pemkot Surabaya menjalankan program Dinamika Arek Suroboyo Hebat (DASH) untuk mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang dihadapi siswa tingkat SD hingga SMP dan sederajat, dengan melibatkan akademisi, psikolog, aparat penegak hukum, dan lembaga swadaya masyarakat," katanya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tindaklanjuti Laporan Kode QR UMKM Nyambung ke Bank Tiongkok
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini dan dimulai dari lingkungan terdekat anak. Penguatan keluarga juga dilakukan melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Surabaya. Layanan ini mencakup konseling dan konsultasi keluarga, kelas calon pengantin, kelas pengasuhan bagi orang tua, kelas parenting ayah, hingga edukasi melalui sekolah dan ruang digital. sb-01/dsy
Editor : Redaksi