SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengurangi debu dari aktivitas pembangunan sekaligus membantu menjaga kenyamanan masyarakat di tengah cuaca panas kemarau saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengintensifkan pembasahan jalan di berbagai wilayah di Kota Pahlawan tersebut.
Kegiatan ini menyasar ruas jalan di sekitar proyek pembangunan, terutama pekerjaan drainase dan pemasangan box culvert, dengan lokasi penanganan disesuaikan berdasarkan kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Baca juga: Per 2027, Pemkot Surabaya Prioritaskan Pendidikan hingga Penanganan Banjir
"Pembasahan jalan dilakukan secara rutin pada siang dan malam hari dengan sasaran berbeda. Sementara pada malam hari, penyiraman diarahkan ke sejumlah taman pasif di sepanjang jalur protokol untuk membantu menjaga kondisi tanaman," ujar Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran DPKP Surabaya M. Rokhim, Minggu (25/10/2026).
Baca juga: Cegah Perundungan, Pemkot Surabaya Perkuat Pendidikan Karakter dan Konseling Siswa
Pada siang hari petugas memprioritaskan ruas jalan di sekitar proyek pembangunan yang berpotensi menimbulkan debu dengan menjangkau sejumlah wilayah dengan memanfaatkan armada dari pos pemadam kebakaran terdekat. Dimana, rata-rata delapan hingga sepuluh unit mobil pemadam dikerahkan setiap hari untuk mendukung pembasahan, dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan dan laporan masyarakat.
"Pembasahan dilakukan di berbagai wilayah, terutama di sekitar lokasi pengerjaan box culvert dan proyek lainnya yang berpotensi menimbulkan debu. Armada yang dikerahkan menyesuaikan kebutuhan, termasuk berdasarkan laporan warga melalui hotline," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Minta Warga Berhenti Sebar Identitas ABH Perundungan Anak Disabilitas yang Viral di Surabaya
Sedangkan untuk sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran pembasahan pada siang hari di antaranya Jalan Tanjungsari, Panjang Jiwo, Lidah Wetan, Dharmahusada, Ahmad Yani, hingga kawasan Ngagel. "Pada malam hari, petugas menyasar taman-taman pasif di sepanjang jalur protokol sebagai bagian dari pemeliharaan lingkungan perkotaan," katanya. sb-06/dsy
Editor : Redaksi