Australia Segera Terapkan Buah Bertato

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Queensland – Para Petani di Australia berupaya keras agar produk mereka lebih ramah lingkungan. Salah satunya yakni menggantikan plastik dengan cara memberikan 'tato' pada kulit buah untuk menggantikan stiker. Seperti dikutip dari ABC Australia Plus, Sabtu (16/9/2017), upaya tersebut pun tampaknya segera akan menjadi kenyataan bagi Negeri Kanguru. Buktinya, buah dengan tato itu sudah dijual di berbagai supermarket di Spanyol, Swedia dan Inggris. Selain agar lebih ramah lingkungan, tato pada buah akan dijalankan mengingat para konsumen yang menghendaki bungkus lebih sedikit. Di antara mereka yang berusaha mencari alternatif tersebut adalah Matthew Abbott dari perkebunan pisang organik Rabbits Organics di Mena Creek, Queensland Utara Jauh. "Salah satu masalah besar yang kami hadapi sekarang ini adalah memberi label di buah, sehingga kami bisa menjual buah organik dan yang tidak, saling berdampingan di toko." kata Abbott. "Saat ini kebanyakan buah organik dijual di toko dengan bungkus plastik, dan kami berusaha menghentikan cara tersebut." Abbott sudah mencoba dua macam tinta namun semua prosesnya masih memiliki kelemahan. Abbott kemudian menemukan alternatif lain dari hasil ikut studi tur Nuffeld Australia ke seluruh dunia. Metodenya hampir sama namun lebih efektif. "Salah satu hal yang saya temukan adalah sebuah mesin yang menggunakan teknologi laser untuk menulis di kulit buah." kata Abbott. Hanya diperlukan waktu seperlima detik untuk mencetak informasi di kulit buah tersebut, dan Abbott mengatakan sepanjang mesin itu mencetak dari jarak 30 cm. Label itu tidak akan masuk ke kulit atau mengganggu rasa buah. "Memang laser itu membakar kulit, namun ketika kita mengupas pisang hanya terlihat seperti adanya tinta di permukaan." katanya. Teknologi laser ini suidah digunakan untuk buah seperti melon, dan jeruk, dan Abbott sekarang bekerja sama dengan perusahaan pembuatnya, Laser Food dari Spanyol untuk menciptakan sistem yang cocok untuk pisang. Abbott mengatakan biaya awal untuk mesin laser ini memang mahal, namun dalam jangka panjang, dia memperkirakan akan lebih murah dibandingkan penggunaan stiker atau bungkus plastik.
Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…