ITS Digandeng Bakamla untuk Tingkatkan Keamanan Laut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bakal bekerja sama dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) untuk membantu meningkatkan keamanan laut di wilayah Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua pihak di Rektorat ITS, Kamis (19/10). Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD dan Deputi Informasi Hukum dan Kerja sama Bakamla RI Irjen Pol Dr Drs Abdul Gofur SH MH yang mewakili Kepala Bakamla, menjadi payung hukum untuk kerja sama antara ITS dengan Bakamla RI selama lima tahun ke depan. Kerja sama ini di bidang keamanan dan keselamatan maritim, pendidikan, pelatihan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan kali pertama Bakamla menggandeng institusi akademik untuk menunjang pergerakannya dalam melestarikan, menyelamatkan, dan mengamankan navigasi laut Indonesia. Bakamla menilai, ITS merupakan institusi yang tepat untuk menunjang poros maritim dunia tersebut melalui fokusannya. “Dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, saya melihat ITS-lah yang fokus pada bidang maritim. Sebetulnya kami sudah lama melakukan kerja sama secara personal dengan dosen-dosen ITS dan kami mengakui produk keluaran ITS tidak dapat dibantahkan kualitasnya,” ungkap pria kelahiran Banyuwangi, 31 Desember 1961 ini. Sebelum pendatanganan MoU, Gofur sempat menyampaikan pesan dari Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo. Dalam pesannya disebutkan bahwa Indonesia dengan sumber daya kemaritiman yang sangat besar, telah kehilangan sumber daya lautnya sekitar Rp 300 triliun. Sementara, potensi laut yang terkelola hanya 10 persennya. “Padahal sumber daya laut ini seharusnya menyumbangkan devisa yang sangat besar untuk Indonesia. Karena Indonesia ini menjadi tempat bertelurnya ikan di dunia,” jelasnya. Tak hanya itu, lanjutnya, sekitar 98 persen peredaran narkoba yang terjadi di Indonesia dilakukan melalui laut. “Penegakan kejahatan lintas negara di Indonesia ini masih lemah," tegasnya prihatin. Untuk itu, dalam kerja sama ini, Bakamla ingin agar ITS dapat membantu dalam mengkaji berbagai persoalan dan kebutuhan Bakamla dalam mengamankan laut di Indonesia. “PR besar untuk ITS adalah mengkaji bagaimana Bakamla dapat melakukan kinerja yang optimal dalam mengamankan lautan Indonesia yang luasnya adalah dua per tiga luas Indonesia, hanya dengan 700 pasukan,” tuturnya. Selain itu, Bakamla juga berharap agar ITS dapat mengembangkan aspek teknologi dan informasi. Di antaranya melalui teknologi nasional untuk mengawasi perairan Indonesia, yaitu desain kapal dan teknologi yang dapat mengidentifikasi masuknya kapal asing. “Dengan begitu, Indonesia dapat melakukan pencegahan masuknya kapal asing dan akan menghemat biaya BBM (Bahan Bakar Minyak, red) yang dianggarkan untuk kapal konvensional,” ujarnya. Sementara itu, Rektor ITS Prof Joni Hermana mengaku sangat senang diajak kerja sama dengan Bakamla RI. Karena sebelumnya, menurut Joni, sebenarnya sudah cukup banyak kerja sama yang telah dilakukan ITS bersama Bakamla. “Hanya saja saat itu masih belum ada payung hukum yang menaungi kerja sama-kerja sama tersebut. Dengan adanya MoU ini berarti sudah jelas payung hukumnya,” tutur Joni. Joni pun menyampaikan, langkah utama yang akan dilakukan oleh ITS dengan adanya kerja sama ini adalah melakukan pemetaan prioritas. “Nanti akan kami petakan mulai dari yang prioritas utama sampai akhir dengan melakukan kajian-kajian ilmiah. Intinya, ITS akan mendukung penuh Bakamla,” ungkap Joni. Joni mengingatkan bahwa ITS sebelumnya juga telah meluncurkan inovasi sistem peringatan dini dan monitoring keselamatan kapal serta instalasi laut yang dinamakan Automatic Identification System ITS (AISITS). “Dengan inovasi ini, kasus kecelakaan kapal dan operasional fasilitas laut seperti bangunan lepas pantai, jalur pipa bawah laut, hingga kerusakan terumbu karang akibat lalu lintas kapal akan bisa diminimalisasi,” pungkasnya.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…

Menyambung Hidup Ratusan UMKM: Cerita di Balik Rak Oleh-Oleh Bu Rudy

Menyambung Hidup Ratusan UMKM: Cerita di Balik Rak Oleh-Oleh Bu Rudy

Kamis, 01 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rak-rak di Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy Surabaya tidak hanya berisi makanan ringan, sambal, kerupuk, minuman, atau kerajinan tangan. Di b…

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com,Blitar - Kebakaran terjadi lagi, kali ini  rumah milik Alm. Bapak Abdul Rochim yang dihuni oleh anak cucunya di Jalan Semeru Kota Blitar yang …

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mencegah peredaran minuman beralkohol (mihol) secara ilegal sekaligus membatasi akses anak-anak dan remaja terhadap minuman…

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sepanjang Januari hingga September 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mendisiplinkan dengan memberikan sanksi kepada…