Pemkab Ponorogo Siap Biayai Pasien OTG Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Agus Pramono. SP/ BJ
Sekda Agus Pramono. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemkab Ponorogo akan melakukan perubahan kebijakan terkait pembiayaan perawatan bagi pasien dengan status orang tanpa gejala (OTG). Ya, untuk pasien yang terkonfirmasi, biayanya sejak awal memang ditanggung pemerintah pusat. Namun, lain untuk pasien OTG ini, terakhir bisa mengeklaim ke pemerintah pusat per tanggal 9 Agustus kemarin.

“Untuk OTG ini faktanya kan juga masih di rawat di rumah sakit. Jadi perawatannya akan ditanggung Pemkab Ponorogo. Kebijakan khusus OTG ini, belum dilakukan oleh pemerintah daerah lain,” kata Sekda Agus Pramono, Senin (10/8/2020).

Meski pasien OTG ini tidak menunjukkan keluhan atau gejala sakit seperti para pasien terkonfirmasi Covid-19. Namun demikian, mereka tetap memerlukan perawatan yang sama.

Maka dari itu, Agus beberapa waktu lalu sempat mengumpulkan direktur seluruh rumah sakit di wilayah Ponorogo. Guna membahas penanganan bagi pasien Covid-19 yang ternyata masih terus bertambah. Selain itu juga membahas pembiayaan perawatan para pasien itu perlu dibahas bersama. “Jadi bagaimana OTG ini tetap bisa dirawat di rumah sakit, tapi juga tarifnya tidak terlalu mahal,” katanya.

Pemkab Ponorogo, kata Agus akan menyusun peraturan bupati (perbup) sebagai payung hukum bantuan pembiayaan tersebut. Saat ini, pihaknya masih memusyawarahkan besarnya tarif yang akan dilampirkan di perbup. Sehingga nantinya, rumah sakit bisa mengeklaim ke Pemkab terkait perawatan bagi OTG ini. “Rencana kebijakan ini disambut positif oleh Dinkes dan semua rumah sakit di Ponorogo,” pungkasnya. Dsy2

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…