Terima Mesin PCR, Ning Ita Yakin Tekan Pasien Covid di Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meresmikan mesin PCR dan TCM di Hall Gajah Mada, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo. SP
wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meresmikan mesin PCR dan TCM di Hall Gajah Mada, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Upaya penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto masih terus dilakukan oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat sebagai bentuk pelaksananaan Perwali nomor 55 Tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Mojokerto Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Covid-19 Di Kota Mojokerto yang telah diundangkan sejak Juli 2020, dimana isi dari Perwali tersebut lebih kurang sama dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang dikeluarkan pada Agustus lalu.  

Selain gencar melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan melalui pesan audio dan banner, pembagian CTPS pedal dan thermogun untuk masjid dan pesantren di Kota Mojokerto,  Pemerintah Kota Mojokerto juga telah menggunakan mesin PCR dan TCM untuk mempercepat deteksi covid-19.

Pada Rabu (2/9) Mesin PCR dan TCM diresmikan pengoperasionalannya oleh Ning Ita di Hall Gajah Mada, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo.  Turut hadir dalam peresmian antara lain Kapolresta Mojokerto Deddy Supriadi,  Direktur PT. Solusindo Agus Cahyo Wirawan, dan perwakilan dari Korea Tedy Leslie Kim.

Plt. Direktur RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, dr,Triastutik Sri Prastini menyampaikan bahwa, Bantuan PCR dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebenarnya sudah diterima sejak 21 Juli 2020 dan sudah digunakan. “Tenaga pelaksana sudah dilatih di RSU dr. Soetomo dan dilanjutkan dengan pemberian pendampingan secara langsung di RSUD dr. Wahidi Sudiro Husodo oleh teknisi dari Korea.”jelas Trias.

“Kemampuan rumah sakit kami saat ini adalah menguji 33 sampel, sekali running mampu memeriksa 11 sampel, dalam satu hari mampu 3 kali running jadi bisa memeriksa 33 sampel. Sekali running memerlukan waktu 2 jam.”kata Trias. Ia menambahkan hingga saat ini RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo sudah memeriksa 389 sampel.

Dalam sambutannya Ning Ita menyampaikan terimakasih atas bantuan mesin PCR yang telah diberikan karena dengan adanya mesin PCR sangat bermanfaat bagi penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto."Dengan PCR ada banyak keuntungan yaitu untuk percepatan diagnosa Covid-19, ketepatan pelayanan dan pemutusan rantai penularan lebih cepat,"kata Ning Ita. 

“Sebelum ada mesin PCR pasien berada dalam masa tunggu yang cukup panjang, sehingga angka yang seharusnya bisa dikatakan sembuh dalam masa tunggu tidak bisa dikatakan sembuh karena hasilnya belum keluar.”kata Ning Ita. Masih dalam sambutannya Ning Ita menambahkan, bahwa dengan adanya PCR menurunkan angka pasien terpapar secara signifikan, meskipun pada sisi yang berbeda jumlah yang terpapar pada kluster baru juga muncul.

Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan meski peresmian adanya mesin PCR dikatakan terlambat, namun esensi adanya mesin PCR ini adalah bagaimana ketersedian PCR untuk membantu dalam menurunkan angka terpapar covid, yang mana angka terpapar covid di Kota Mojokerto masih cukup dinamis. 

Menutup sambutannya Ning Ita kembali berpesan tentang upaya promotif preventif dalam  menghadapi covid-19. “Masyarakat harus paham betul bahwa protokol kesehatan adalah vaksin untuk menekan covid-19, kami berupaya secara sinergis agar masyarakat semakin sadar bahwa protokol kesehatan adalah kebutuhan dan menjadi benteng  yang utama agar tidak  terpapar.”pungkasnya.

Sementara itu Direktur PT. Solusindo dan investor Korea, Tedy Lesli Kim menyampaikan dengan adanya PCR pihaknya menyatakan siap menyediakan reagen yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto untuk pelaksanaan tes PCR di Kota Mojokerto. dwy

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …