Persoalan Buruh tak Kunjung Selesai, Ini Penjelasan DPRD Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana audiensi wakil rakyat dengan buruh yang tergabung dalam Sarbumusi Jombang di gedung DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)
Suasana audiensi wakil rakyat dengan buruh yang tergabung dalam Sarbumusi Jombang di gedung DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Puluhan buruh dari DPC Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Jombang. 

Dalam aksi tersebut, perwakilan buruh dipersilahkan masuk ke gedung dewan untuk menggelar audiensi dengan wakil rakyat. 

Ketua DPRD Jombang, Mas'ud Zuremi mengatakan, usai mendengarkan keterangan dari pihak Sarbumusi dan pihak dinas terkait, permasalahan buruh sudah ditangani. Termasuk Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur.

"Namun tidak ada titik temu antara buruh dengan dinas terkait. Ketika tidak ada titik temu, maka yang menangani kasus-kasus permasalahan ketenagakerjaan Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur. Dan oleh Jombang sudah dilimpahkan ke sana (pengawas ketenagakerjaan, red)," katanya, Kamis (01/10/2020). 

Mas'ud menerangkan, berdasar keterangan dari pihak Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur, perkara dari Jombang sudah ditangani dan berproses. Dan ada juga beberapa kasus yang masuk wilayah peradilan. 

"Dan hari ini ada sidang terkait permasalahan itu. Ada beberapa hal yang rumit dari perkara aduan buruh hingga saat ini. Sehingga persoalan ini dilimpahkan ke Provinsi Jawa Timur," terangnya. 

Dalam persoalan ini Mas'ud menegaskan, bahwa DPRD Jombang tidak ada rekomendasi khusus. Namun ada kebutuhan khusus untuk menangani perkara buruh dan pihak pengusaha. 

"Tidak ada rekomendasi. Cuma satu, Jombang belum punya mediator terkait perselisihan industri sejak tahun 2017. Oleh sebab itu kita akan koordinasikan dengan pemerintah daerah," pungkasnya. suf

 

Berita Terbaru

Lewat Bunda Jelita, Disdukcapil Surabaya Permudah Layanan Sejak Masa Kehamilan

Lewat Bunda Jelita, Disdukcapil Surabaya Permudah Layanan Sejak Masa Kehamilan

Senin, 21 Sep 2026 10:39 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui inovasi Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan (Bunda Jelita), Dinas…

Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

Senin, 21 Sep 2026 10:35 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna mengukuhkan diri sebagai daerah pengisi pasar ekspor cerutu terbesar di Indonesia, Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bahwa…

Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Senin, 21 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Per alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, sebanyak 144.540 keluarga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menerima bantuan pangan…

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, cabai, daging sapi dan telur ayam. Berdasarkan Pusat Informasi Harga…

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga, dengan nilai investasi senilai Rp 2,8 triliun…

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Enam warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diketahui membuka usaha fotografi secara ilegal, dideportasi. Total enam warga China…