BI Gelar Festival Ekonomi Syariah, Dukung Ekonomi Regional Jawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bank Indonesia kembali menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) regional jawa. SP/ Julian
Bank Indonesia kembali menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) regional jawa. SP/ Julian

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bank Indonesia kembali menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar). Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa merupakan satu rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Syariah menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), sebuah event ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia. Selain itu, kegiatan FESyar merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap visi Indonesia sebagai pusat dari pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah dunia. Bank Indonesia menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa 2020 dan terus menjaga komitmen dalam mendukung akselerasi ekonomi syariah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional, melalui kerjasama dengan berbagai mitra strategis. Pagelaran Fesyar Regional Jawa 2020 kali ini merupakan wajah baru penyelenggaraan Fesyar yang dilakukan secara virtual. Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyampaikan bahwa FESyar Jawa merupakan puncak dari rangkaian kegiatan edukasi, eksebisi dan advisory ekonomi dan keuangan syariah tingkat regional yang sudah dilaksanakan di beberapa daerah. Sebelumnya kegiatan Fesyar telah sukses diselenggarakan di wilayah Kawasan Timur Indonesia, dan di wilayah Sumatera. Dody menambahkan bahwa Bank Indonesia menaruh perhatian yang besar dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional khususnya pada periode pemulihan ekonomi di era new normal. Kebijakan ekonomi dan keuangan syariah merupakan bagian dari bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Teradapat 3 kunci utama dalam menghadapi tatangan dalam mendukung transformasi ekonomi syariah nasional, meliputi : aspek hukum (kajian RUU ekonomi syariah), aspek kelembagaan (perubahan dari KNKS menjadi KNEKS) dan aspek kebijakan. Ditengah kondisi pandemi saat ini, tentu kita berharap agar kebijakan eksyar dapat berjalan dengan lebih adaptif dan ikut menopang pemulihan nasional. ZISWAF bisa kita optimalkan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja baru, aktivitas usaha syariah dipasarkan secara online dan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan primer maupun alat kesehatan, seraya perbankan syariah juga ikut mendukung program restrukturisasi pelaku usaha, tambah Dody. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur manyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi terus berupaya mendorong pengembangan industri halal mulai dari produk pangan melalui program sertifikasi halal produk UMKM serta sertifikasi Juleha (Juru Sembelih Halal) dari level RPH sampai pasar tradisional, hingga produk medis melalui pengembangan cangkang kapsul berbahan rumput laut yang halal. Khofifah menambahkan selain pembangunan Islamic Science Park di Bangkalan Madura, yang akan menjadi bagian dari Indonesia Islamic Science Park, juga diharapkan dapat menarik gravitasi ekonomi syariah dunia ke Indonesia. Berbagai program tersebut pun dapat terlaksana melalui kolaborasi Pentahelix antara Pemerintah Daerah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Dalam laporannya Difi Ahmad Johansyah – Kepala Perwakilan Bank Indonesia menyampaikan bahwa FESyar Jawa yang diselenggarakan tanggal 5-10 Oktober 2020 secara virtual ini, menampilkan dan mempromosikan berbagai produk dan kegiatan terkait ekonomi syariah secara terstruktur di seluruh regional Jawa. Rangkaian kegiatan FESyar Jawa terdiri dari Sharia Forum yang menampilkan beragam acara mulai dari seminar, talkshow, workshop, yang melibatkan tokoh-tokoh penggiat ekonomi syariah Indonesia, serta serangkaian kegiatan business coaching untuk UMKM. Perhelatan Fesyar Regional 2020 masih akan berlanjut sampai dengan tanggal 10 Oktober 2020 dengan berbagai kegiatan menarik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di regional. BI bersama mitra strategis lainnya mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi pada festival ekonomi dan keuangan syariah secara virtual melalui www.fesyarjawa.com. Jul

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…