MCW Soroti Bangunan Mangkrak Tak Terawat di Kabupaten Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. SP/ ND
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. SP/ ND

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - MCW (Malang Corruption Watch) kembali menyoroti maraknya bangunan mangkrak di Kabupaten Malang.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menjelaskan, tidak ada bangunan yang dibiarkan mangkrak. Sebaliknya, bangunan tersebut sebagian masih menunggu waktu untuk penyerahan.

“Tidak ada bangunan yang mangkrak. Kalau kolam renang itu masih nunggu penyerahan saja. Untuk GOR itu ranahnya di Dispora,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, lanjut Wahyu bahawa saat ini bangunan GOR Kanjuruhan masih dalam proses pembangunan yang memang belum selesai. Sedangkan, untuk bangunan kolam renang memang belum diserahkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang lantaran masih ada beberapa pembenahan.

“Untuk GOR itu ranahnya di Dispora, dan memang belum selesai. Sedangkan untuk kolam renang itu masih nunggu tim pemeriksaan, baru diserahkan,” jelasnya.

Wahyu kembali menjelaskan, untuk proses serah terima aset pemerintah memang memerlukan waktu. Apalagi saat ini dalam situasi Pandemi yang membuat molornya proses cek hasil pembangunan secara langsung dan menyeluruh.

“Kolam renang ini tarafnya internasional dan dibangun secara indoor. Sehingga proses pengecekan oleh tim membutuhkan waktu juga. Sedangkan, untuk kolam renang yang outdoor itu, kekurangan anggaran untuk perawatannya, banyak anggaran dipangkas hingga 50 persen lebih untuk penanganan Covid-19,” terangnya.

Terlebih dengan adanya Pandemi ini, banyak anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengalami rasionalisasi untuk penanganan Covid-19.

“Karena Covid-19, anggaran untuk membenahi itu sudah habis, dananya dipotong hingga 50 persen lebih. Mungkin tahun depan (2021) sudah selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat. Kami menunggu PAK saja,” tutupnya. Dsy10

 

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…