Uprisesurabaya dan Rockinsurabaya Gelar Konser Alam di Atas Bukit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mini konser bertajuk alam dengan tema Hutanada sukses digelar di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut (MDPL). Lokasi acara berada di Bukit Glagah Wangi, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Panitia acara Hutanada, Affan Haris Shofwanadi mengatakan kegiatan kemping dan konser alam yang berlangsung Sabtu dan Minggu kemarin adalah kolaborasi dari @uprisesurabaya.official dan @rockinsurabaya. Uprisesurabaya ini adalah wadah bagi pecinta alam yang tergabung dalam SuperAdventure Surabaya, sedangkan Rockinsurabaya adalah platform yang membahas dan mengangkat musik anak-anak muda Surabaya dan sekitarnya. “Hasil kolaborasi dari Uprisesurabaya dan Rockinsurabaya ini kami tuangkan dalam berbagai kegiatan alam, termasuk menggelar mini konser oleh Iksan Skuter, dan The Orcas,” kata Affan, kemarin. Beberapa tembang dari Iksan seperti judul Bingung dan Rindu Sahabat mampu menghangatkan malam yang saat itu suhunya sekitar 20 derajat celsius. Bahkan, makin malam suhu semakin dingin. Maklum lokasinya berada di kaki gunung dekat pos pendakian pertama menuju Gunung Arjuna yang memiliki ketinggian 3.339 MDPL. Berbagai acara seperti konser dan sesi diskusi tentang alam akhirnya mampu menghangatkan suasana malam itu. Keakraban dari peserta yang mayoritas adalah pecinta alam dari berbagai daerah di Surabaya, Malang, Jombang, Kediri dan kota sekitarnya menjadikan acara ini makin meriah. “Kegiatan ini juga kami isi dengan edukasi kepada peserta mengenai navigasi darat dengan pemateri dari komunitas pecinta alam Semanggi Alas. Ada juga sesi diskusi manajemen pendakian dari APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia),” ungkap Affan. Acara ini makin lengkap karena ada juga sesi diskusi soal Ultralight hiking yang diisi oleh pembicara dari komunitas pecinta alam Degelan Adventure. Konsep ultralight hiking ini dikenal di kalangan pendaki soal bagaimana teknik melakukan perjalanan ke alam bebas dengan membawa peralatan dan perbekalan yang ringan tanpa meninggalkan prinsip-prinsip keamanan dan kenyamanan di alam bebas. Pengurus SuperAdventure Surabaya Faris Affandy mengatakan mini konser digelar secara terbatas dengan peserta tidak lebih dari 50 orang. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung program pencegahan penularan COVID-19. Isi tenda dibatasi, alat cuci tangan, dan masker juga disediakan oleh panitia. “Untuk kegiatan selama dua hari ini ada juga cooking outdoor, termasuk juga Bushcraft (teknik dan cara bertahan hidup di alam liar dengan meminimalisir penggunaan alat modern). Intinya semua materi yang terkait dengan pendakian disajikan dalam kegiatan yang mengambil tema Hutanada, atau hutan dan nada ini,” katanya. Respon dari peserta juga sangat positif, mereka bahkan meminta acara ini digelar secara rutin. Terlebih acara ini bukan sekadar menghibur dan makin mengakrabkan sesama pendaki. Namun, juga banyak ilmu yang diberikan oleh pemateri yang sudah ahli di bidangnya masing-masing. Sb-01
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…