Diduga Ada Main, Pengusaha Tebu Bawa WIL ke Dalam Hotel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HDN dan BBT yang diduga ada main diantara keduanya. Walaupun keduanya masih berstatus suami dan istri orang. SP/Lim
HDN dan BBT yang diduga ada main diantara keduanya. Walaupun keduanya masih berstatus suami dan istri orang. SP/Lim

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Ada-ada saja mereka berdua ini,  pasalnya sudah  beristri dan bersuami masih saja berperilaku tidak senonoh  di hotel.

Mereka berdua ini kepergok awak media di hotel bagian barat kota Jember pada hari Jumat (20/11/2020) kemarin saat check out dari hotel Gumukmas sekitar pukul 03.00 WIB dengan mengendarai mobil warna hitam jenis Fortuner nopol P 1704 KM. Sedangkan teman “selingkuhannya” mengendarai sepeda motor Supra X nopol DK 5221 FL 

Si pria berinisial HDN (55) asal Desa Sidomekar Semboro kabupaten Jember. Dari informasi yang didapat, ia masih berstatus suami orang. Sementara si wanita berinisial BBT (45) asal Desa Ngampel kecamatan Jombang kabupaten Jember. Dari informasi yang didapat si wanita juga masih berstatus istri orang.

Selain itu, dari hasil investigasi kami mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa mereka ini sering keluar masuk hotel.

Menurut teman selingkuhannya, BBT saat di konfirmasi di rumahnya menjelaskan bahwa,  memang benar kalau saya  dengan dia dan sempat mengatakan bahwa dirinya sudah cerai dengan suaminya, ini masalah pribadi saya pak.

"Ya mas saya sudah cerai dengan suami saya , dan  kukira konfirmasi masalah bupati, ini masalah pribadi  ke hotel  sambil melarikan diri ke belakang,” ungkapnya.

Di sisi lain wartawan Surabaya Pagi juga berhasil mengkonfirmasi HDN lewat telepon selulernya bahwa dirinya memang mengakui kalau dirinya dari hotel bersama perempuan yang di maksud.

"Ya pak memang benar saya dari hotel dan saya salah  tapi sudah saya  talak dia pak,  ayo wes yok opo enaknya pak, nek musuh aku Iki enak ojok sampai ke rumah Yo," akunya Hamdan saat di konfirmasi. Lim

 

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…