Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa rumah di Lumajang yang rusak diterjang angin kencang. SP/ DECOM
Beberapa rumah di Lumajang yang rusak diterjang angin kencang. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Akibat diterjang angin kencang di Lumajang membuat sebanyak puluhan rumah mengalami rusak.  Beberapa yang diterjang itu salah satunya di Desa Kertosari, Desa Jambe Arum dan Desa/Kecamatan Pasru Jambe.

TRC BPBD Kabupaten Lumajang Danial Riza mengatakan, bahwa kerusakan paling parah berada di Desa Pasru Jambe yakni sebanyak 41 rumah. Sedangkan di Desa Jambe Arum ada 23 rumah dan di Desa Kertosari sebanyak 15 rumah yang mengalami kerusakan.

"Angin kencang yang terjadi di Kecamatan Pasru Jambe mengakibatkan 79 rumah warga yang berada di 3 desa mengalami kerusakan," ujarnya, Rabu (27/1/2021).

Salah satu warga Desa Pasru Jambe, Sulastri mengatakan jika angin kencang tiba-tiba menerjang sekitar pukul 15.00 WIB, hingga hampir satu jam. Sehingga mengakibatkan puluhan rumah warga di tiga desa mengalami kerusakan. Selain itu, ratusan pohon yang berada di pekarangan rumah warga juga tumbang.

"Saya pas tidur tiba-tiba angin kencang datang dan genting rumah berjatuhan sehingga saya terbangun. Saya pun akhirnya keluar rumah bersama anak untuk menyelamatkan diri. Khawatir rumah saya ambruk," jelasnya.

Warga sempat merasa ketakutan hingga keluar rumah dan berlarian untuk menyelamatkan diri. Usai angin kencang mereda, hujan deras pun mengguyur desa mereka.

"Angin dari barat ke timur dan balik lagi sehingga membuat rumah warga rusak bagian atap saja, serta pohon banyak yang tumbang. warga takut, banyak yang lari semua serta banyak yang nangis," ujar Edi, warga lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akibat angin kencang tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. Dsy10

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…