Njeketek, Gegeran Keluarga Liek Motor Berakhir Damai!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perseteruan antara Royce Muljanto dengan ayahnya, Muljanto berakhir damai.
Perseteruan antara Royce Muljanto dengan ayahnya, Muljanto berakhir damai.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setelah berlarut-larut akhirnya (njeketeke-bahasa Suroboyoan) konflik keluarga yang dialami oleh keluarga Liek Motor, dihentikan, karena damai. Padahal Royce Muljanto, anak dari bos Liek Motor, sudah ditahan di Polrestabes Surabaya. Kini , konflik keluarga itu berujung damai dengan pencabutan laporan adik Royce yang ditangani Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pencabutan laporan perkara ini diungkapkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian Purnomo, kepada Surabaya Pagi Rabu (24/2/2021). Menurut perwira dengan dua melati di pundak, adik dari tersangka Royce sudah mengajukan pencabutan laporan dengan menunjukkan surat perdamaian.

"Sudah damai mas sama adiknya," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purnomo.

Oki mengatakan jika kasus tersebut telah dilakukan pencabutan oleh pihak pelapor, hal itu membuat kasus ini terhenti. "Selain itu juga sudah ada pencabutan dari pihak pelapor," imbuhnya. Bahkan, Royce sudah langsung dikeluarkan dari tahanan Blok E di tahanan Polrestabes Surabaya.

Menurut Oki, pada dasarnya dalam suatu perkara pidana, pemrosesan perkara digantungkan pada jenis deliknya. Ada dua jenis delik sehubungan dengan pemrosesan perkara, yaitu delik aduan dan delik biasa.

Dalam delik biasa perkara tersebut dapat diproses tanpa adanya persetujuan dari yang dirugikan (korban). Jadi, walaupun korban telah mencabut laporannya kepada pihak yang berwenang, penyidik tetap berkewajiban untuk memproses perkara tersebut.

Sedangkan dalam delik aduan penuntutan terhadap delik tersebut digantungkan pada persetujuan dari yang dirugikan (korban). Pada delik aduan ini, korban tindak pidana dapat mencabut laporannya kepada pihak yang berwenang apabila di antara mereka telah terjadi suatu perdamaian.

Dari pemberitaan sebelumnya, Royce Muljanto ditangkap Polrestabes Surabaya, beredar beberapa video pertarungan mulut hebat antara Royce dan Ayahnya, Muljanto di media sosial. Dalam video singkat yang diterima Surabaya Pagi, Sabtu (13/2/2021) ada beberapa segmen, Royce perang mulut dengan Muljanto dan beberapa karyawannya di Liek Motor.

Dalam video itu, Royce memaki-maki Ayahnya Muljanto bak seperti iblis. Bahkan, Royce menyebut kalau Ayahnya, Muljanto dituding sebagai penguasa yang memiliki duit. “Ngerti yang ini nihh (sambil tunjuk Muljanto) sebagai penguasa. Ponakan dijadikan tameng, polisi juga jadi tameng. Mentang-mentang punya duit, bisa atur sana sini. Apalagi dengan mudahnya panggil polisi. Polisi itu seharusnya ngurusi delik umum, bukan delik aduan kayak gini,” ucap Royce sambil menuding-nuding di depan muka Muljanto dan salah satu petugas Binmas Polsek Genteng.

Sambil emosi, Royce terus berceloteh dan memaki-maki Muljanto. Bahkan menuding-nuding wajah ayahnya sendiri.  Tak heran, dalam video itu, Muljanto sempat naik pitam dan menyebut anaknya itu gila. “Heh.. Anak gendeng ini!” jawab Muljanto.

Sebelum berakhir damai, dengan ditahannya Royce di tahanan Polrestabes Surabaya. Sudah kali kedua, Royce harus mendekam di tahanan. Sebelumnya pada 2018 silam, Royce Muljanto menembak mobil pejabat Pemkot Surabaya hingga akhirnya ia divonis 2 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Royce Muljanto menembak mobil Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya, yang masih dijabat oleh Ery Cahyadi pada saat itu. Sementara, awal Februari 2021 kemarin, Royce diduga melakukan kekerasan terhadap adik kandungnya sendiri. Bahkan, Royce juga bersitegang dengan ayah kandungnya soal aset. fm/cr2/rmc

Berita Terbaru

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga Lamongan harus berbahagia, pasalnya hidup di Kabupaten Lamongan dapat dikatakan aman dari pertikaian sebagai akibat dari…

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Ambisi Persela Lamongan untuk mengudeta Deltras FC dari puncak klasemen Grup B Liga 2 Championship harus pupus. Gol penyeimbang A…

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perjuangan seorang perempuan untuk bangkit dari hubungan rumah tangga yang tidak sehat, menghadapi trauma, hingga melawan stigma s…

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan internet masyarakat perkotaan semakin beragam, mulai dari menunjang pekerjaan dan pendidikan hingga mengakses hiburan, a…

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu perhatian dalam program bantuan so…

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pembongkaran total sisa bangunan liar (bangli) terakhir yang berdiri di lahan proyek r…