Tiarap Saat Pandemi, Industri Wedding Surabaya Bangkit di Tahun 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengunjung mengikuti makeup pada salah satu booth pameran Signature Wedding Festival di gedung ICBC, Surabaya, Sabtu (3/4/2021). Sp/ Arlana
Pengunjung mengikuti makeup pada salah satu booth pameran Signature Wedding Festival di gedung ICBC, Surabaya, Sabtu (3/4/2021). Sp/ Arlana

i

SurabayaPagi, Surabaya - Industri wedding di Kota Surabaya mulai bangkit kembali setelah dimasa pandemi mengalami mati suri. Keeya Exhibition Organizer (KEO) mengawali kebangkitan ini dengan menggelar pameran Signature Wedding Festival 2021 di The Square Ballroom Surabaya mulai 2-4 April 2021.
 
Dimeriahkan oleh 60 tenant dengan 100 lebih vendor mulai make up, catering, fotografi, dekor, ikut andil dalam acara tahunan yang sempat vakum pada 2020 tersebut. 
 
Owner Keeya Exhibition Organizer Irwan Faizal mengungkapkan pihaknya memang mengakui bahwa industri wedding di Jatim sempat terjun bebas di 2020. Namun, pada triwulan pertama tahun ini sudah berangsur pulih.
 
"Melihat ada indikasi positif di Industri ini, maka kami helat pameran Signature Wedding Festival," ujar Irwan, SAbtu (3/4/21) saat opening Signature Wedding Festival.
 
Lebih lanjut Irwan menjelaskan, meski sempat dihantam telak pukulan pandemi Covid-19, pihaknya justru melihatnya sebagai suatu hikmah tersendiri.
 
"Karena kehadiran pandemi Covid-19 membuat semua pelaku usaha disektor wedding menjadi lebih kreatif, yang mana untuk menarik kembali minat pelanggan di sektor ini," ujarnya.
 
Irwan menyebut jika fokus utama kehadiran pameran adalah upaya jemput bola atas kepulihan industri wedding Jatim. 
 
"Jadi saya tak berharap lebih meski sudah ada pameran ini, di tahun 2021 ini pula wedding mulai pulih. Tapi, memang harus dicicil kepulihannya alias fokusnya adalah membawa industri wedding Jatim untuk pulih total di 2022," jelasnya.
 
Sementara itu, salah satu wedding organizer ternama di Jatim yang turut unjuk gigi di Signature Wedding Festival yakni Celtic Creative menilai, pameran ini menumbuhkan optimisme tersendiri. Selama pandemi, banyak jasa atau sektor usaha baru yang lahir dalam industri wedding. 
 
Event Director Celtic, Veni Laksono menjelaskan, trend pernikahan model hybrid menjadi pilihan baru. Yakni perpaduan perayaan pernikahan offline dan online. 
 
"Jika berlangsung secara hybrid, otomatis perlu orang yang ahli soal IT, berarti bisa dibilang masuknya jasa multimedia di industri wedding ada berkat adanya pandemi Covid-19," terangnya.
 
Veni menambahkan, pihaknya optimistis industri wedding Jatim bisa pulih 100 persen meski target kepulihan totalnya di 2022.
Itu karena pemerintah telah memperbolehkan acara pernikahan dengan syarat prokes ketat. 
 
"Berbeda saat kedatangan pandemi pertama yang sama sekali tidak membolehkan adanya acara pernikahan," jelasnya. 
 
Selain itu juga karena setiap wedding organizee termasuk Celtic telah mengantongi sertifikat Sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dari Kementerian Pariwisata. By
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…