Curi Mobil dengan Pecah Kaca, Bisa Raup Rp 1,10 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelaku diinterogasi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto saat ditangkap usai melakukan pencurian dengan pemberatan yakni merusak kaca mobil. SP/Arlana byob
Para pelaku diinterogasi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto saat ditangkap usai melakukan pencurian dengan pemberatan yakni merusak kaca mobil. SP/Arlana byob

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, mengungkap kasus curat dengan modus pecah kaca mobil dengan total kerugian mencapai Rp 1,10 Milyar yang tersebar di 15 Tempat Kejadian Perkara di 9 wilayah hukum Polresta ataupun Polres jajaran Polda Jatim, Selasa (27/4/2021).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan pengungkapan kasus pecah kaca ini berdasarkan laporan polisi dari sejumlah Polresta ataupun Polres jajaran Polda Jatim. "Dari laporan polisi itu kita kembangkan dan berhasil menangkap pelaku," terangnya didampingi Wadirkrimum Polda Jatim AKBP Nasrun Pasaribu serta Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Lintar Hardono.

Dari penangkapan ini polisi amankan tiga tersangka berinisial ASB (31), warga Kecamatan Kuripan, Probolinggo; NM (19), warga Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo dan A (35) warga Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Dalam aksinya, kata Kabid Humas Polda Jatim, para pelaku melakukan tindakan pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil yang sudah diincar oleh pelaku dengan menggunakan busi kendaraan bermotor sedangkan para pelaku lainnya, bertugas mengawasi keadaan sekitar. 

"Ketiga pelaku tersebut merupakan sindikat curat yang sudah profesional dalam melakukan aksinya yang sudah dimulai sejak tahun 2019 sampai 2021 dengan total hasil kejahatan dari 15 TKP, sebesar Rp 1.110.760.000," terangnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot memerinci 15 TKP diantaranya, probolinggo empat lokasi, Lumajang dan Pasuruan dua dan masing-masing satu lokasi di Bondowoso, Ngawi, Bojonegoro, Batu dan Sampang. “Kesembilan wilayah di jatim itu yang sudah disasar ketiga pelaku,” sebutnya.

Ternyata dalam melakukan aksinya, polisi melakukan pengembangan telah muncul 6 tersangka lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran timsus Subdit Jatanras.

Kronologis kejadian dari salah satu TKP pada hari Senin (23/11/2020) sekira pukul 15.30 WIB, pelapor yang saat itu baru keluar dari bank BRI, pulang ke rumah di daerah kecamatan Wonomerto kabupaten Probolinggo.

Dalam perjalanan pelapor mampir ke minimarket Basmalah dan memarkirkan kendaraan di parkiran minimarket dalam keadaan terkunci. Korban belanja selang beberapa waktu alarm kendaraan berbunyi namun pelapor tidak menghiraukan, setelah selesai korban keluar, dan menuju kendaraannya, dan masuk kedalam mobil dari situ korban mendapati tas milik korban yang diletakkan dalam kendaraannya sudah tidak ada atau hilang. Akibat kejadian tersebut korban melaporkan ke Polres Probolinggo Kota dengan kerugian Rp 5 juta.

Salah satu tersangka berinisial A, saat diperiksa mengaku dirinya melakukan aksi ini bersama teman teman dan mencuri menggunakan busi yang sudah dilembutkan dan diberi air ludah dicampur kemudian dilemparkan ke kaca mobil langsung retak dan langsung mengambil barang yang ada di dalam mobil. "Hanya dua menit beraksi, langsung dapat barang yang ada di dalam mobil," ujarnya.

Selain mengamankan para tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya tas warna hitam milik korban berisi SIM, STNK, KTP milik korban, uang tunai Rp 1,5 juta, 6 motor yang digunakan aksi kejahatan dan curian serta kartu ATM BCA. 

Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan masa tahanan mencapai 5 tahun. nt/cr3/ham

Berita Terbaru

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten…

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com,Lumajang – Polres Lumajang Polda Jatim menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (…

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menggelar PWPM Institute 2026, program pengembangan kapasitas kader yang b…