Resmi Cerai, Tak Tuntut Harta Tapi Insecure Jadi Single Parent

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aura Kasih. SP/ JKT
Aura Kasih. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Aura Kasih akhirnya kini resmi bercerai dengan suaminya, Eryck Amaral. Aura Kasih juga tak ada niatan untuk menuntut harta gono-gini dan nafkah anak. Namun disisi lain ia merasa insecure jika harus menjadi single parent, membesarkan anaknya, Arabella yang usianya belum genap dua tahun seorang diri.

Menurut Aura, yang terpenting baginya saat ini adalah keinginannya untuk berpisah dengan Eryck segera terwujud. Ia juga menegaskan tidak akan menghalanginya jika ingin bertemu dengan buah hati mereka, Bella. Malah menurut Aura, justru dari pihak Eryck sendiri lah yang sepertinya enggan untuk bertemu anaknya.

"Nggak (tuntut harta gono-gini). Hak asuh (anak) juga santai," ungkap Aura, Rabu (28/4/2021).

"Ya boleh lah (ketemu), bagaimanapun kan (darah dia) ada di dalam Bella. Secara agama kan kita juga nggak boleh (mutusin silaturahmi)," tutur Aura. "Kan yang mutusin silaturahmi, bukan mutus juga sih ya yang nggak ngabarin, yang nggak nanyain anak kan dia (Ercyk). Kalau aku open aja."

Menjadi seorang single parent, Aura Kasih mengaku sempat insecure dengan masa depan anaknya. Namun, Ia juga sadar bahwa banyak orang lain yang mengalami hal seperti dirinya. Oleh karena itu dirinya harus kuat menjalani hidup ini.

"Semua harus dimulai dari nol jadi ya kadang aku pernah mikir insecure gimana dengan masa depan anak. Aku harus survive tapi banyak juga orang yang ngalamin ini. Ya udah kewajiban lah jadi jangan terlalu dipikirin," paparnya. 

Bagi Aura Kasih, ia percaya semua yang terjadi dalam hidupnya adalah bagian dari takdir. Begitu  juga dengan masalah perceraiannya. Kini, Ia pun mencoba menjadi orang yang lebih sabar dan ikhlas.

"Masing-masing perempuan udah ada takdirnya sendiri-sendiri gitu. Jadi menurut aku ini sudah bagian dari takdir. Aku kan harus menjalani hal ini dulu tapi kan semoga Bismillah kita lebih jadi orang yang lebih sabar, lebih ikhlas," tutupnya. Dsy22

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…