Penjualan Ternak Kurban Tetap Melejit di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peternak sapi jelang perayaan hari raya Idul Adha. SP/ JKT
Peternak sapi jelang perayaan hari raya Idul Adha. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang perayaan hari raya Idul Adha, penjualan ternak hewan kurban selalu ramai pembeli meskipun di hantam badai pandemi Covid-19, permintaan hewan kurban tak pernah berkurang. Salah satunya adalah Zabidi, pengusaha hewan ternak di Depok, Jawa Barat. Bisnisnya sudah merambah dari hulu ke hilir.

"Alhamdulillah permintaan standar, stabil, nggak ada masalah nggak drop. Apalagi kalau di Depok aja nih, kurban ini udah jadi pesta rakyat jadi ya nggak ada permintaan berkurang," ungkap Zabidi, Minggu (20/6/2021).

Zabidi mengatakan sejak tahun lalu pandemi mendera Indonesia permintaan hewan ternak untuk kurban tak pernah berkurang. Dirinya bahkan berhasil meraup keuntungan hingga Rp 12 miliar. Setidaknya ada 700-an sapi yang dia jual tahun lalu.

"Saya tahun lalu total Rp 12 miliar, sapi aja 700-an itu kayaknya laku. Tahun ini harapannya begitu lagi. Stabil aja permintaan kita kok, cuma sekarang mungkin mereka mintanya timbangannya aja yang kecil, belinya yang kecil-kecil," kata Zabidi.

Bisnis Zabidi sendiri tidak cuma dadakan jelang Idul Adha saja, dia mengaku punya peternakan sendiri yang menggemukkan sapi dan kambing. Peternakannya, tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa.

Dia mengungkapkan hasil ternaknya biasa dia potong harian dan dijual dagingnya. Ternak-ternak ini juga sering digunakan untuk pesanan akikah ataupun syukuran. Namun dia memang lebih sering hanya menyuplai dari peternak di daerah. Selain di pulau Jawa, paling banyak juga di Bali dan Kupang.

"Kita biasanya itu buat potong harian, atau kalau ada yang mau syukuran atau akikah. Misalnya, kemarin pak Said Aqil mesen buat pesantren. Kami layaninya buat ke situ, sampai ke fasilitas potongnya juga," ungkap Zabidi.

Secara umum, sapi yang dijual Zabidi berada di kisaran harga Rp 20-30 jutaan per ekor. Sementara itu untuk kambing ada di harga Rp 2-5 jutaan per ekor.

Selain itu, menurut Dosen Fakultas Peternakan, Panjono, hewan ternak yang dapat digunakan untuk kurban adalah jantan, dewasa, sehat, tidak kurus, serta tidak cacat. Panjono memaparkan bahwa dalam pemilihan hewan kurban yang dewasa dapat ditandai dengan tumbuhnya gigi seri dari hewan ternak.

Kemudian, dalam penentuan ternak yang sehat dapat terlihat dari rambut mengkilap, mata yang bersih cerah. Lalu, perhatikan mulut hewan yang segar, badan yang bersih, utuh, dan tidak ada luka, gerakan yang lincah serta nafsu makan yang baik. Dsy15

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…