Forkopimda Jember Tinjau Pelaksanaan PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jember Hendy Siswanto. SP/DIK
Bupati Jember Hendy Siswanto. SP/DIK

i

SURABAYAPAGI, Jember - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember meninjau penerapan kebijakan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Darurat, sabtu malam ( 03/07/2021).

Tampak aparat kepolisian sudah melakukan penyekatan di berbagai titik akses masuk pusat kota Jember untuk membatasi mobilitas atau pergerakan masyarakat.

Sebagai wujud pengetatan protokol kesehatan, Kepolisian Resort Jember dibantu Kodim 0824, Satpol PP, Dishub Dan BPBD menyiagakan sejumlah personil di titik –titik kawasan yang kerap ramai menjadi jujugan masyarakat jember.

Forkopimda Jember juga turun langsung melakukan pengecekan pendisiplinan PPKM Darurat disepanjang Jalan Sumatera, Jalan Jawa, Jalan Riau, Jalan Tidar, Jalan Gajah Mada. Tempat hiburan Karaoke seperti Golden Voice, Star, TNT, Elvis, juga tak luput jadi sasaran pengecekan.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, kita sudah menyiapkan 1 Rumah sakit dan 3 hotel bagi masyarakat yang terpapar covid-19 yakni RSD dr. Soebandi, hotel Kebun Agung, hotel Bandung Permainan dan Hotel Jember Indah.

"Persiapan ini tentunya kita melihat kalau pasien covid-19 benar-benar melonjak tempat sudah ada jadi kasian bagi mereka yang terpapar,"ungkapnya.

Diakuinya bahwa vaksin di Kabupaten Jember kurang akibat lonjakan virus covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Untuk itu kita melakukan pengetatan terhadap perusahaan agar mematuhi prokes.

"Untuk pasien covid-19 di Jember sudah mencapai 80 persen, maka dari itu kita menyiapkan tenda dan hotel. Karena vaksin di Jember kurang maka pihak pemkab Jember lebih ketat lagi dalam menerapkan PPKM Darurat ini. Mungkin dalam 2 hari kedepan vaksin dari provinsi sudah di kirim ke Jember, "urai Hendi.

Sementara Kasi Humas Polres Jember Iptu. Brisan Imman mengatakan PPKM darurat harus dipahami masyarakat, ancaman pandemic Covid -19 belum berakhir, terutama masyarakat harus benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.

Terlebih, menurutnya saat ini dikhawatirkan ada COVID-19 varian baru sehingga antisipasi harus dilakukan untuk mencegahnya.

“ Langkah antisipasi paling tepat adalah pencegahan, menekan penularan virus corona, dimulai dengan pembatasan kegiatan masyarakat, edukasi, sosialisasi dan penerapan pendisiplinan prokes yang ketat. Kami berharap masyarakat Jember patuh terhadap kebijakan PPKM darurat”,harapnya. (dik)

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…