Kakak Adik di Sidoarjo, Jual Tabung Oksigen di Atas HET Lewat Medsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang bukti tabung oksigen yang diamankan oleh Ditreskrimum Polda Jatim, dari dua tersangka penjual di atas HET, Senin (12/7/2021).
Barang bukti tabung oksigen yang diamankan oleh Ditreskrimum Polda Jatim, dari dua tersangka penjual di atas HET, Senin (12/7/2021).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pandemi covid-19 masih belum usai, bahkan dalam beberapa pekan terakhir kasus covid-19 khususnya di Jawa Timur mengalami lonjakan. Hal tersebut berimbas pada tingginya kebutuhan oksigen. Alhasil, kebutuhan oksigen di beberapa wilayah alami kelangkaan.

Namun, hal tersebut malah dimanfaatkan dua bersaudara asal Sidoarjo. Mereka menjual tabung oksigen di medsos dengan harga tinggi. Memanfaatkan tingkat kebutuhan masyarakat akan oksigen tengah tinggi-tingginya di tengah pandemi covid-19.

Satgas Aman Nusa II bersama Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim pun mengendus adanya permainan penjualan tabung oksigen yang harganya jauh lebih tinggi dari HET. Alhasil, kedua adik kakak itu dibekuk, Senin (11/7/2021).

Aksi itu dimulai di Sidoarjo, pada Jumat (9/7/2021) lalu sekitar pukul 15.00 Wib, yang melibatkan dua tersangka. Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta didampingi Kabid Humas Kombes Gatot Repli Handoko, Direskrimum Kombes Totok dan Wadir Reskrimum AKBP Zulham Effendi, mengatakan pihaknya mengungkap kasus penjualan tabung oksigen beserta isinya yang dijual dengan harga dua kali lipat dari harga normal.

"Polda Jatim mendapatkan informasi adanya dugaan penyaluran oksigen. Kami dari satgas bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan oksigen, kelancaran distribusi dan stabilitas harga," jelas Irjen Nico Afinta, Senin (12/7/2021).

Dan saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan. Kronologi kejadian berawal dari tersangka FR memperoleh tabung oksigen beserta isinya dari TW. Sedangkan TW sendiri, memperoleh oksigen lewat akun Facebook miliknya dengan harga Rp. 1.350.000 per tabung.

Tabung oksigen beserta isinya tersebut dari AS yang merupakan kakak kandung TW. Sedangkan tersangka AS membeli tabung dari Depo dan pengisian tabung Oksigen di PT. S dan PT. NI dengan harga Rp. 700.000 per tabung dan dijual kembali dengan harga Rp 1.3 juta.

Kemudian AS dalam aksinya dibantu TW yang merupakan adik kandungnya. Kemudian, TW memasarkan tabung oksigen beserta isinya dan ukuran 1 M3 melalui akun Facebook dan juga WA Group. Sehingga dalam aksinya AS dan TW memperoleh keuntungan sebesar Rp. 650.000 per tabung oksigen ukuran 1 M3.

"Mereka tiap kali jual dapat keuntungan Rp 650 ribu per tabung," papar Kapolda Jatim.

Sedangkan modus operandi tersangka AS membeli tabung oksigen beserta isinya dari PT NI dengan harga Rp 700 ribu dan menjual kembali ke FR dengan harga Rp. 1.350.000, yang mana harga eceran tertinggi seharusnya pada kisaran Rp. 750.000. "Mereka mencari keuntungan disaat Pandemi Covid 19," paparnya.

Sedangkan terhadap barang bukti yang sudah diamankan, imbuh jenderal bintang dua ini dengan mempertimbangkan kondisi kelangkaan alat kesehatan tersebut saat ini dan situasi kedaruratan kesehatan, dengan mengedepankan asas manfaat, akan dikembalikan guna didistribusikan lagi kepada pihak yang membutuhkan, tapi melalui mekanisme yang sudah diatur dengan harga normal.

Untuk barang bukti yang diamankan 129 tabung oksigen dengan berbagai ukuran (yang sebagian telah dijual oleh pelaku) dalam kurun waktu tanggal 3 - 8 Juli 2021. Nota pembelian Tabung Oksigen ukuran 6 M3 sebanyak 60 dan PT. NI tertanggal 8 Juli 2021. HP merk Vivo dengan Sim Card Nomor 08121652XXXX d. 1 (satu) buah HP merk Xiaomi dengan Simcard Nomor 089539839XXXX & Srraanschoat nestingan alain Facehank milik TW, Screenshot Wa Group HP milik AS.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

 

Stok Oksigen Sidoarjo Aman

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, stok oksigen di Sidoarjo aman. Hal itu dilakukan usai pihaknya mengecek stasiun pengisian oksigen di Kabupaten Sidoarjo. Antara lain di PT Samator Gas Industri Sidoarjo dan PT Aneka Mega Energi Sidoarjo.

“Kepada masyarakat tidak perlu kuatir dan jangan panik berlebihan jika sebelumnya mendapatkan informasi bahwa ada kelangkaan oksigen, karena kami cek langsung ketersediaan oksigen aman dan pihak pengelola juga terus memasok rumah sakit rujukan Covid-19,” Jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Ia juga menyampaikan kepada para pelaku industri oksigen untuk untuk saat ini mengutamakan kebutuhan oksigen untuk keperluan medis terlebih dahulu dari pada industri. Sehingga kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid-19 bisa terpenuhi.

Masyarakat juga dihimbau, untuk tidak panik lalu memborong tabung oksigen untuk keperluan medis. "Sekali lagi kami jamin ketersediaan oksigen di wilayah Kabupaten Sidoarjo masih aman," lanjutnya.an/sg/cr3/rmc

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …