Kembali, Tiga Tol Gate Di Jatim Ditutup Selama PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu(14/7/2021)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu(14/7/2021)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Agar PPKM Darurat berjalan dengan efektif, kembali Polda Jatim melakukan penutupan sejumlah ruang/gate Tol di Jawa Timur. Dimana sebelumnya ada 5 pintu gate Tol ditutup, Rabu (14/7/2021).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan soal penutupan tol gate di Jawa Timur agar lebih efektif dan untuk mengurangi mobilitas warga dari arah barat. " Masih tingginya mobilitas dari arah barat, makanya kita tutup dulu,"terangnya dihubungi lewat WhatsApp, Rabu (14/7/2021).

Ruas atau jalur pintu gate yang sebelumnya ditutup lima exit tol yang ditutup itu yakni di Malang di gerbang tol (GT) Pakis, Madyopuro dan Lawang. Sedangkan dua lainnya di Waru, Sidoarjo dan Purwodadi dari arah Malang. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan tiga exit tol tersebut melalui GT Singosari. Adapun penutupan telah dilakukan sejak 7 Juli lalu.

"Tiga exit tol Malang ini melalui GT Singosari. Mulai diberlakukan sejak tanggal 7 Juli," kata Gatot, Selasa (13/7/2021). "Untuk GT Sidoarjo yang mengarah ke dalam Kota Sidoarjo dari Waru berlaku tanggal 12 Juli. Dan hari ini mulai dilakukan hari ini," tambah Gatot.

Dan terbaru gate Tol Tembelang yang masuk Jombang ditutup, yang ke luar Jombang diperbolehkan. Penyekatan ini mulai tanggal 14 juli 2021. Kemudian Tol Ngawi penyekatan sejak tanggal 3 juli 2021 dan yang terakhir Exit tol Bandar penyekatan sejak 15 Juli 2021.

Ditanya sampai kapan penutupan dilakukan? Gatot menyebut hingga masa pemberlakuan PPKM Darurat 20 Juli mendatang. Meski demikian penutupan itu bisa berpotensi diperpanjang. "Penutupan sampai pemberlakuan PPKM Darurat. Termasuk kalau diperpanjang," jelas Gatot.

Menurut Gatot, berbeda di provinsi lain, penutupan exit tol memang tidak seluruhnya. Karena masing-masing kebijakan daerah memang tidak selamanya sama. "Iya hanya beberapa. Tidak semua. Karena setiap daerah punya kebijakan sendiri-sendiri sesuai kebutuhannya," tandas Gatot.nt

Tag :

Berita Terbaru

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan unggahan video yang menampilkan pemuda menempelkan alat vitalnya ke kitab suci…

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…