Tips Aman Antarkan Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kesehatan yang sedang menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit sekitar. SP/ SBY
Petugas kesehatan yang sedang menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit sekitar. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Maraknya wabah Covid-19 membuat banyak orang khawatir membawa keluar pasien Covid-19 dari rumah, ada perasaan takut virus yang ada di tubuh si pasien bisa menyebar ke banyak orang di sekitarnya. Di sisi lain, sebagai anggota keluarga tetap harus membawanya ke rumah sakit.

Untuk itu, Dokter E. Nugroho dalam penjelasan di kanal Youtube-nya coba menerangkan beberapa hal yang harus diperhatikan saat membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit yang aman dan meminimalisir penyebaran virus karena tindakan tersebut.

"(Kasus) Covid-19 sudah banyak sekarang ini. Suatu hari Anda mungkin sekali terpaksa akan mengantar saudara atau teman ke rumah sakit atau ke laboratorium. Bagaimana Anda tidak tertular?" katanya, Jumat (16/7/2021).

"Kita bisa nulari banyak orang (kalau nekat ke rs antar pasien Covid-19 naik transportasi umum yang penuh)," ujarnya.

Dokter E. Nugroho berpesan, supir duduk di sebelah kanan depan. Pasien duduk di kursi belakang sebelah kiri. Buka penuh semua jendela, jangan banyak bicara. Ini dilakukan oleh mereka dan syukur Alhamdulillah, anak saya yang nganter tidak tertular tetapi segera karantina 14 hari," papar dr E. Nugroho.

"Kalau tidak bisa buka (semua jendela), maka buka jendela itu secara diagonal. Jadi, kalau si supir itu ada di kanan depan, maka jendela yang dibuka kiri depan. Begitu juga di kursi penumpang, jika duduknya di kiri belakang, maka jendela yang dibuka kanan belakang," tambahnya.

Dokter E. Nugroho mengingatkan untuk tidak membuka 3 jendela. Menurutnya, itu sama saja seperti tidak membuka jendela dan ini sudah dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan di Universitas Massachusetts.

Untuk pertanyaan tersebut, dr E Nugroho meminta seyogyanya jangan bertiga di dalam satu mobil. Idealnya di situasi seperti ini sendiri atau berdua seperti apa yang dia jelaskan di awal. Dsy8

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …