INAI Industri Kedepan, Akan Genjot ke Ekspor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) Cahyadi Salim mengatakan, kinerja perseroan memang terhambat pada. Hal tersebut dikarenakan tertekannya daya beli konsumen selama pandemi tahun lalu. Sehingga, kinerja keuangan mereka ikut tertekan, Selasa (
Direktur PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) Cahyadi Salim mengatakan, kinerja perseroan memang terhambat pada. Hal tersebut dikarenakan tertekannya daya beli konsumen selama pandemi tahun lalu. Sehingga, kinerja keuangan mereka ikut tertekan, Selasa (

i

Surabaya Pagi, Surabaya – Dimasa Pandemi Covid 19 saat ini, perjuangan untuk bertahan terus dilakukan. Dan, Industri pengolahan di Jatim masih menyimpan harapan untuk bisa tumbuh tahun ini. Salah satu tumpuan kinerja mereka adalah pasar luar negeri. Mereka mengaku bisa mengimbangi kelesuan pasar domestik karena permintaan perusahaan asing yang melonjak. Direktur PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) Cahyadi Salim mengatakan, kinerja perseroan memang terhambat pada. Hal tersebut dikarenakan tertekannya daya beli konsumen selama pandemi tahun lalu. Sehingga, kinerja keuangan mereka ikut tertekan. ’’Faktor itu didorong dengan pergolakan harga komoditas aluminium secara global. Akhirnya, kami agak kesusahan,’’ jelasnya dalam RUPS Tahunan kemarin (31/8). Hal tersebut membuat kinerja penjualan turun dari Rp 1,2 triliun pada 2019 menjadi Rp 1,02 triliun tahun lalu. Laba bersih tahun lalu bahkan melorot sebanyak 88,1 persen menjadi hanya Rp 3,99 miliar. Jatuh dari raihan laba senilai Rp 33,56 miliar pada 2019. Namun, dari sana, dia melihat potensi baru. Sebab, ekspor pada 2020 rupanya tercatat mencapai Rp 514 miliar. Memang, angka tersebut masih di bawa capaian ekspor 2019 pada 2019. Namun, secara kontribusi ekspor tahun lalu sudah mencapai 49,9 persen sedangkan kontribusi ekspor pada 2019 mencapai 46,88 persen. ’’Karena itu, tahun ini kami genjot kinerja ekspor. Dan, hasilnya cukup memuaskan,’’ imbuhnya, Cahyadi mengaku bahwa mereka melakukan penetrasi pasar yang lebih dalam di pasar AS, Australia, dam Eropa tahun ini. Hasilnya, mereka bisa meningkatkan ekspor hingga 38,1 persen tahun ini. Per Juli 2021, ekspor yang dicatat oleh INAI mencapai Rp 445 miliar. Angka tersebut menyerap 57 persen dari total penjualan. Padahal, pada semester 1 2020, kontribusi ekspor berada di angka 49,1 persen. ’’Kami perkirakan bahwa kontribusi dari ekspor bakal terus menguat. Karena selama awal semester dua ekonomi Indonesia jatuh karena PPKM Darurat,’’ jelasnya. Komisaris INAI Welly Muliawan mengatakan, fenomena penguatan ekspor memang dikarenakan lemahnya pasar produk aluminium di Indonesia. Biasanya, pihaknya memasok kerangka aluminium untuk produk konsumen, proyek bangunan, atau kegunaan lainnya. Pasar proyek bangunan sendiri biasanya menyerap 30-40 persen dari total pendapatan. Namun, wabah Covid-19 membuat industri properti, terutama proyek bangunan vertikal, lesu. Padahal, proyek-proyek tersebut merupakan pangsa pasar terbesar bagi INAI. ’’Hal tersebutlah yang membuat pasar domestik lesu. Kami sendiri berusaha mencoba berkarya dengan masuk ke negara yang ekonominya masih bergairah,’’ paparnya.nt
Tag :

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…