Kepepet Ekonomi, Dua Wanita asal Malang Gasak Toko di Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar saat menanyai kedua tersangka dalam rilisnya. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar saat menanyai kedua tersangka dalam rilisnya. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Dengan wajah memelas dua perempuan yang merupakan Bulik dan keponakannya ini menceritakan dirinya dijebloskan ke tahanan Polres Blitar. Menurut salah satu pelaku Murs (55),  dirinya nekat mencuri karena terpepet ekonomi, sehingga nekat mencuri berdua dengan Yul (22) yang tak lain keponakannya sehingga dirinya ditangkap pemilik toko.

"Saya diajak budhe saya (Murs) ke Blitar, saya yang membonceng, dan saya yang mencuri budhe saya yang pura pura memilih milih barang, suami saya," tutur Yul sambil menangis saat menjelaskan pada Kapolres Blitar sewaktu release Jumat (3/9) siang di Polres Blitar.

Ditangkapnya Murs dan Yul warga Jln Muharto VB RT 01/RW 008 Kelurahan Kota Lama Kec Kedungkandang Kota Malang itu, seperti yang disampaikan Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom S.IK  dalam releasenya. Disitu AKBP Aditya menerangkan bahwa kedua wanita ini melakukan pencurian di dua toko berupa peralatan keperluan rumah tangģa, alat kecantikan, dan beberapa keperluan lain seperti susu sachetan, pembalut wanita, beberapa bungkus roti, obat obatan seperti minyak kayu putih dan kebutuhan rumah tangga lainya.

"Pada waktu mereka berdua melakukan pencurian di hari yang sama di dua toko, saat mencuri toko Rina yang berada di Dusun Pulerejo Desa Pasiraman Kec Wonotirto Kab Blitar, setelah berhasil mencuri, keduanya menyasar ke sebuah toko Ringgit di Dusun Krajan  Desa Sumberboto Kec Wonotirto milik Anita Listyani, saat itulah ketika beraksi, mereka kepergok pemilik toko dan di interogasi warga. Akhirnya kedua pelaku diserahkan ke Polsek Wonotirto," terang AKBP Aditya, sambil menunjukan BB.

Kejadian itu sendiri terjadi pada tanggal 31 Agustus lalu sekitar pukul 12.00 WIB, dan tertangkap sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka melakukan pencurian dengan modus Murs berpura pura menawar barang yang seolah olah akan dibeli, sedang Yul beraksi mencuri barang barang toko dengan dimasukan ke tubuh (badan) nya yang terbungkus pakaiannya, sehingga tidak tampak, karena berhasil melakukan aksi pertamanya, budhe dan  keponakan ini melakukan hal serupa di toko Ringgit, yang akhirnya terbongkar aksinya.

 

"Mereka berangkat dari Kota Malang pagi hari dengan mengendarai motor Jenis Mio N 3842 FH, rencananya setelah berhasil melakukan pencurian hasilnya akan di jual di Malang," AKBP Aditya menambahkan dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Ardiyan Yudho S.IK SH dan Kasi Humas Iptu Udiyono.

"Saya dan budhe menyewa motor Pak,  melakukan ini karena kepepet ekonomi Pak, budhe dan saya tidak ada penghasilan, suami saya hanya pengamen," ujar Yul sambil mengusap air matanya di depan wartawan.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, barang bukti kita sita untuk proses hukum selanjutnya," pungkas Mantan Kasubdit Regident Dirlantas Polda Jawa Timur ini. Les

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…