Sosialisasi Perencanaan Program Diharap Perkuat Sinergitas Antara Pusat dan Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Dr Alwi M Hum saat membuka  Rapat Sosialisasi Perencanaan Program Kesejahteraan Sosial Tahun 2022 di Surabaya, Senin (20/9/2021) malam. SP/KOMINFO JATIM
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Dr Alwi M Hum saat membuka  Rapat Sosialisasi Perencanaan Program Kesejahteraan Sosial Tahun 2022 di Surabaya, Senin (20/9/2021) malam. SP/KOMINFO JATIM

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Dr Alwi M Hum berharap dengan adanya Sosialisasi Perencanaan Program Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Tahun 2022 bisa meningkatkan partisipasi Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dan untuk memperkuat sinergitas dalam Penyelenggaraan Program Kesejahteraan Sosial Antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“ Saya harap adanya Sosiali ini juga  dapat memberikan arahan dalam Penyelarasan Kebijakan Perencanaan Program dan Kegiatan yang Efektif Untuk Mendukung Percepatan Pemulihan Dampak Ekonomi Akibat Covid-19" ujarnya saat membuka  Rapat Sosialisasi Perencanaan Program Kesejahteraan Sosial Tahun 2022 di Surabaya, Senin (20/9/2021) malam.

Alwi mengatakan, di Indonesia pembangunan kesejahteraan sosial dan penanggulangan kemiskinan diamanatkan dalam Undang Undang 1945 (pasal 33 dan 34 ) dan peraturan per Undang-undangan terkait lainnya yaitu UU No 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial yang menyatakan bahwa untuk mewujudkan kehidupan yang layak dan bermartabat serta untuk memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial, negara menyelenggarakan pelayanan dan pengembangan kesejahteraan sosial secara terarah, terpadu dan berkelanjutan. 

Penanganan masalah kesejahteraan sosial mengambil peran penting dalam menurunkan angka kemiskinan, untuk itu segala daya upaya harus senantiasa diperjuangkan untuk meningkatkan  kesejahteraan sosial baik pada PPKS diluar maupun didalam UPT. 

Berdasarkan sumber data yang diperoleh dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur masih banyak warga Jawa Timur yang belum tersentuh program kesejahteraan sosial. Keluarga miskin terjadi karena kesulitan ekonomi pada lapisan masyarakat miskin.

Hal ini diperparah ketika kepala keluarga kehilangan pekerjaan (PHK) atau penurunan pendapatan saat PPKM atau tiang keluarga meninggal karena covid 19 dan istri tidak bekerja sementara anak anak masih memerlukan biaya.

Sebagaimana tema “Perencanaan Program dan kegiatan yang mendukung Percepatan Pemulihan Dampak Ekonomi Akibat Covid 19”, Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial PMKS, untuk itu sinkronisasi, koordinasi dan kerjasama antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat penting, sehingga penurunan  angka kemiskinan di Jawa Timur dapat segera tercapai.kom/na

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…