SurabayaPagi, Surabaya - Organisasi Junior Chamber International (JCI) East Java turut merayakan hari Pahlawan, dengan mengajak sekitar 100 pengusaha muda untuk ikut mencontoh perusahaan besar Kidzania yang masih eksis meski pandemi Covid-19 menjajah perekonomian Indonesia.
Ajakan ini digaungkan JCI East Java dalam acara CEO Talk yang digelar di salah satu mall kawasan Surabaya Barat, bahwa perusahaan yang bergerak di bidang permainan edukasi skala internasional tersebut dapat bertahan dalam badai ekonomi. Dan semangat kepahlawanan harus dipegang teguh pengusaha muda seperti Surabaya yang mempunyai julukan Kota Pahlawan.
"Para member JCI East Java ini juga bisa belajar bagaimana salah satu perusahaan yang terbesar di Indonesia, bahkan salah satu terbesar di Dunia itu saat kondisi pandemi yang berat, karena usaha mereka otomatis terdampak karena bisnisnya di entertainment anak, bagaimana mereka bisa tetap eksis saat kondisi ini," kata Executive Vice President JCI East Java Budiono Lie. Rabu (10/11/2021).
Semangat kepahlawanan di bidang ekonomi yang dimiliki pengusaha muda Surabaya harus ditunjukkan, bahwa mereka mampu bertahan dan berkembang dalam situasi dan kondisi apapun.
"Untuk terus semangat kondisi apapun perusahaan berat sekalipun yang mengalami tantangan seperti Kidzania pun tetap bisa eksis," tambah Budiono.
Budiono menambahkan, selama pandemi Covid-19, JCI East Java beberapa kali menggelar seminar wirausaha untuk membangkitkan semangat pengusaha muda agar tetap semangat dan pantang menyerah walau pandemi Covid-19 memukul telak sektor perekonomian.
"Sudah banyak yang kita lakukan mulai dari tahun lalu sebetulnya, jadi saat pandemi mulai melanda banyak pengusaha itu otomatis stres dan panik. Kita sudah memberikan banyak edukasi dengan webinar CEO Talk, waktu itu nggak bisa tidak secara offline, jadi kita adakan secara online. Sampai hari ini sudah ratusan CEO Talk yang kita lakukan, dan banyak sekali pengusaha top di Indonesia yang sudah kita undang," jelasnya.
City Major Kidzania Tarno Darwan mengungkapkan, bahwa hari pahlawan menjadi momentum untuk bersatu dengan pemikiran bersama untuk mencari peluang agar perusahaannya tetap berjalan.
"Tentunya bekerja lebih keras lagi, karena tantangan ke depannya ini masih ada dan kita mengantisipasi itu tetap dalam hal ini menjaga protokol kesehatan," kata Tarno.
Tarno yakin dan optimis bahwa di tahun 2022 masih ada peluang dan meyakinkan pengusaha bahwa berinvestasi di Kidzania yang baru buka di Surabaya masih saling menguntungkan.
"Ini yang kita coba infokan ke prospek, itu sih yang bisa saya sampaikan. Semoga kondisi ini membaik dan kita bisa bersama-sama mengerjakan apa yang jadi kewajiban kita, apa yang menjadi tanggung jawab itu, baik secara institusi maupun kepedulian kita terhadap masyarakat," pungkasnya. By
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB
Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas…
Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB
Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB
SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki puncak kemarau panjang menyebabkan wilayah Kabupaten Malang mengalami kekeringan hingga krisis air bersih. Akibatnya 12…
Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB
Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB
SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berdasarkan perubahan nilai desil cukup mencolok, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan menemukan sekitar 240 data penerima…
Kamis, 24 Sep 2026 14:58 WIB
Kamis, 24 Sep 2026 14:58 WIB
SurabayaPagi, Surabaya — Perkara aplikasi Higgs Games Island (HGI) berujung pada hukuman penjara bagi tiga warga kawasan Simo, Surabaya, yakni AL, EK, dan YS. K…
Kamis, 24 Sep 2026 14:36 WIB
Kamis, 24 Sep 2026 14:36 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pondok Pesantren Sunan Drajat melalui unit usahanya Toserba Sunan Drajat, menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan olahraga, s…
Kamis, 24 Sep 2026 14:30 WIB
Kamis, 24 Sep 2026 14:30 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil pemilik Butik Ulfa Mumtazah, Siti Ulfah Syah. Kali ini ia dipanggil s…