Kini ada Mentoring Poligami oleh Kiai Beristri 4

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screencapture video berjudul “Menguak Sisi Lain Mentoring Poligami Berbayar Buka Mata” ini telah ditonton hingga 1 juta kali.
Screencapture video berjudul “Menguak Sisi Lain Mentoring Poligami Berbayar Buka Mata” ini telah ditonton hingga 1 juta kali.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banten - Ternyata di sebuah wilayah di Provinsi Banten, dibuka kelas mentoring poligami.  Hingga Jumat (19/11/2021), video berjudul “Menguak Sisi Lain Mentoring Poligami Berbayar Buka Mata” ini telah ditonton hingga 1 juta kali. Video ini pun masuk jajaran video trending nomor 4 di YouTube.

Pakar poligami bernama Kiai Hafidin, mengakui dalam jangka panjang ia tidak ingin melanjutkan mentoringnya tersebut. Alasannya karena sudah banyak orang yang bisa melakukannya.

"Motivasi awalnya (melakukan mentoring poligami) yaitu memperbaiki umat, memperbaiki orang itu dan supaya saya bisa makan saya juga harus ambil upahnya," terang Hafidin, Jumat.

 

Dasar Bangun Rumah Tangga

Dalam kampanye poligami Hafidin mengaku bahwa diadakannya kelas mentoring adalah, ingin memberikan dasar untuk membangun rumah tangga yang jauh dari masalah meskipun berpoligami.

Ia membocorkan kalau hasil membuka kelas poligami pun cukup lumayan. Dalam sebulan ia bisa meraup untung hingga Rp 10 juta. Keuntungan ini belum dari hadiah yang ia terima dari para kliennya.

“Ya, kalau dalam satu bulannya ada sepuluh kali pelatihan berarti sudah, sepuluh kali sepuluh, seratus juta, itupun belum dari yang ngasih hadiah kalau mereka pua,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan pesan kepada semua istrinya, untuk meneruskan perjalanan suaminya, dengan memberikan petuah terhadap anak-anaknya optimis terhadap masalah poligami. “Justru saya ingin anak saya, bisa jadi istri kedua ketiga atau keempat.” kata ayah dua puluh anak ini.

 

Sukses Berpoligami

Dalam video tersebut, Kiai Hafidin menceritakan 'kesuksesan' dirinya dalam berpoligami.

Diketahui Kiai Hafidin memiliki empat istri. Sebelumnya, saat reporter Narasi mengontak melalui telepon, Kiai Hafidin sempat terdengar menjawab salam dengan kalimat yang diduga diplesetkan.

“Waalaikumsayang, walaikumsalam," ucapnya saat membalas salam dari reporter Narasi.

Hafidin mengatakan, dirinya telah sukses menjalankan poligami dalam rumah tangganya tanpa harus bergelimang harta.

Hafidin megaku bahwa dirinya tidak perlu izin istrinya untuk menikah lagi.

“Memangnya istri saya kepala dinas harus minta izin dulu? Kan enggak kan? , istri manut saja.” ucapnya.

Dengan kepercayaan dirinya, Hafidin membagikan kisah poligami yang tidak berdasarkan pada uang.

“Lihat ini keadaan saya dengan istri istri saya, jauh dari kata kaya, jadi jangan fikir lagi poligami hanya untuk orang kaya saja.” kata Hafidin.

Ia beralasan untuk berpoligami karena istri pertamanya sudah manopause sedangkan ia sendiri menginginkan keturunan yang banyak.

Sementara, ia juga sempat menceraikan 2 istri lainnya dikarenakan sudah takdir dan tidak layak diteruskan.

Kiai Hafidin mengakui bahwa selama poligami, rumah tangganya tidak selalu mulus.

Keempat istrinya beberapa kali pernah cemburu satu sama lain,namun tidak menimbulkan masalah serius.

Saat hendak menambah istri, Kiai Hafidin tidak pernah meminta izin kepada istrinya yang lain.

"Ngapain izin? Emang istri saya Kepala Dinas? Enggak, enggak ada (persetujuan istri) kan istri mah nurut aja sama saya," kata dia dikutip dari video Narasi Newsroom. n btn, jk

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…