Pembunuhan Sadis di Kerawang, Membuat Dinding Kantor LSM GMBI Jawa Timur Bergetar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Pasuruan- Pelaku Penyerangan dan pengerusakan yang menyebabkan Kematian beberapa hari lalu di Kerawang , Jawa Barat sudah diamankan oleh unit Jatanras Polres Kerawang. Kelima tersangka berinisal FY, RN, DA, AA dan AS berasal dari dua anggota LSM GMPI dan tiga anggota ormas NKRI.

Kapolres Kerawang Jawabarat AKBP Aldi Subartono menjelaskan, tujuh orang diamankan usai terjadi bentrok antar LSM .

"Lima orang kita tetapkan sebagai tersangka dan dua lagi masih kita periksa dan didalami. Beserta barang bukti seperti senjata tajam celurit, Kayu dan pecahan helm serta baju korban yang bersimbah darah dan rekaman Vidio saat terjadinya tindakan pengerusakan mobil dan pengeroyokan juga di amankan," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, kemarin.

Aldi juga menjelaskan, selain mengamankan 7 orang, polisi juga masih mengejar pelaku lainnya yang terlibat falam pengeroyokan. "Semua pelaku yang terlibat dan terbukti bersama-bersama lakukan penganiayaan, kami akan kejar dan proses hukum sesuai aturan yang berlaku," Jelasnya.

Diketahui Korban meninggal dunia itu bernama Achmad Sudir salah satu aktivis LSM GMBI Distrik Rembang yang berasal dari Kabupaten Rembang Jawa tengah dan 2 Aktivis LSM GMBI masih kritis di rumah sakit Berdasarkan dari video rekaman bentrokan yang tersebar di media sosial membuat diding kantor LSM GMBI Wilayah terotorial Jawa Timur Bergetar, Jumat (27/11/2021).

Peristiwa yang terjadi di Kerawang Jawa barat tersebut sudah jelas penyerangan sudah di rencanakan dengan matang dan sudah di atur oleh aktor intelektualnya, yang dimana anggota Ormas GMPI sudah mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan balok kayu.

" Kami juga menyampaikan duka cita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya rekan / Saudara LSM GMBI dari Distrik Rembang Jawa tengah, "Ungkap Sugeng SP. Ketua LSM GMBI Wilayah Terotorial Jawa timur ( WILTER JATIM ).

Sugeng juga menegaskan bahwasanya apa yang sudah di lakukan oleh oknum anggota Ormas GMPI terhadap aktivis LSM GMBI sudah tidak manusiawi dan suatu tindakan yang melanggar HAM, mereka dengan sengaja menganiayaya membacok membunuh membabibuta dengan memakai Sajam dan balok kayu.

"Hingga saudara saudara kita satu meninggal dunia dan 2 kritis di rumah sakit. Ketua LSM GMBI WILTER JATIM ini juga mengharapkan seluruh pihak Aparat Penegak Hukum untuk menghukum berat pelaku pembunuhan dan aktor intelektualnya,"tegasnya.

"Kami LSM GMBI menyampaikan penolakan keras keberadaan ormas GMPI di NKRI khusus nya di wilayah teritorial Jawa timur demi menjaga agar tidak muncul permasalahan yang melebar, menciptakan suasana yang aman kondusif,"ucapnya lagi. Masih di Jawa timur, Kantor LSM GMBI Distrik Pasuruan Raya di Jl Raya Cangkring Malang, Beji, Kabupaten Pasuruan bergemuruh. Ketua LSM GMBI Distrik Pasuruan Raya Muhammad Ashari SH MA merapatkan barisan semua anggotanya untuk berkumpul di kantor Mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya keluarga rekan mereka di Kabupaten karawang, Jawa Barat.

Ashari mengecam keras tindakan pengeroyokan dan penganiyayan yang di lakukan oknum anggota ormas GMPI yang brutal biadab terhadap aktivis LSM GMBI tidak bisa di tolelir, dan Mendorong Aparat penegak hukum Polres Karawang untuk segera mengusut tuntas kasus pembantaian anggota LSM GMBI yang mengakibatkan kematian dan 2 orang kritis.

"Proses pelaku bersama aktor intelektualnya sesuai hukum yang belaku tanpa kasih ampun," tuturnya.Akb

Tag :

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…