Pamit Mencari Rumput, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dwi Wahono (57) warga Desa Sumberingin Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukannya pria berbadan kecil ini, setelah warga masyarakat bersama anggota Polres Blitar Kota dan Polsek Kepanjenkidul Kota Blitar mencari keberadaan korban sejak pukul 15.00 dan korban ditemukan pukul 23.00 di aliran sungai Kelurahan Ngadirejo. Saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap, tanpa baju hanya kenakan celana pendek biru, dan pada dahi korban ada sedikit lecet dan berdarah.

Kejadian yang terjadi pada Minggu (20/02) malam itu dibenarkan Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Lahuri SH pada wartawan di kantornya Senen (21/2) pukul 11.00. Menurut mantan Kapolsek Nglegok ini, pada pukul 19.30 anggotanya lakukan patroli saat melìntas di wilayah Kel Ngadirejo, saat melintas di Jalan DI Panjaitan Kel Ngadirejo diberhentikan warga, melaporkan adanya sepeda motor jenis Honda Vario hitam bernomor polisi AG 3935 ND yang terparkir di tepi Sungai Ngadirejo, tanpa diketahui pemiliknya sejak siang hari.

"Setelah anggota menerima laporan warga setempat, langsung mencari informasi kepemilikan motor tersebut, yang saat itu motor yang ada sekarung plastik berisi rumput itu sudah diamankan di rumah Ketua RT, bersamaan itu ada seorang bocah memberi tau kalau dia melihat motor sejak pukul 15.00,  menindaklanjuti informasi tersebut akhirnya warga masyarakat dan polisi, mencari dan menyusuri aliran sungai sejauh puluhan meter dan diawali temuan motor di tepi sungai, hasilnya pukul 23.50 yang berjarak sekitar ratusan meter dari TKP temuan motor, ditemukan sosok jasad seseorang," kata AKP Lahuri atas ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH.S.IK M.Si.

Dalam pencarian hampir 7 jam itulah akhirnya sosok laki laki dengan posisi tengkurap dalam keadaan meninggal dunia, setelah dilakukan olah TKP oleh Team Inafis dan Satreskrim Polres Blitar Kota, akhirnya diketahui bernama Dwi Wahono dari KTP yang dibawa korban, malam itu juga korban dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

"Setelah kita ketemukan KTP korban dari saku celananya kita menghubungi pihak keluarganya," terang AKP Lahuri.

Menurut catatan kepolisian juga dari saksi saksi, keberadaan saat itu korban terlihat sedang merumput di aliran sungai di Kelurahan Ngadirejo tepatnya di Jalan DI Panjaitan, saat saksi Nurul Aspar (17) warga setempat melihat motor milik korban dan pada jok motor ada  kantong plastik berisi rumput, setelah dilaporkan, petugas dan masyarakat mencari selama 7 jam lebih, korban baru ditemukan berjarak ratusan meter dari motornya, sedang korban alami luka lecet pada dahinya yang diduga terbentur batu kali atau terseret aliran sungai.

"Untuk bahan penyelidikan, kami mengamankan barang milik korban berupa sepatu Boots yang saat itu masih dipakai korban, baju kemeja kotak kotak, topi warna coklat, dari hasil TKP tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, untuk luka di dahi korban, terbentur batu saat jatuh, kini korban kami serahkàn kepada keluarganya, dan pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban dengan disertai surat pernyataan," pungkas AKP Lahuri.

Sementara menurut Apih (41) adik korban, bahwa kakaknya (korban) berangkat merumput sejak pukul 11.30 (Minggu 20/2) siang, masih menurut Apik pada polisi, korban merupakan perokok berat, jadi korban diduga memiliki sakit jantung, dan terjatuh saat merumput. Les

 

 

Berita Terbaru

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…