Rumah Jagal Digerebek, Ditemukan 42 Ekor Anjing di Kandang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengamankan belasan anjing dari rumah penjagalan anjing, di Kecamatan Selorejo.

Foto sp/lestariono
Petugas mengamankan belasan anjing dari rumah penjagalan anjing, di Kecamatan Selorejo. Foto sp/lestariono

i

SURABAYA PAGI, Blitar - Di saat lagi santai dengan menonton acara televisi di rumahnya, Kateni, pria berusia 48 tahun ini mendadak dikejutkan dengan kedatangan beberapa polisi, Rabu (23/3) malam.

Petugas dengan didampingi aktivis pemerhati hewan itu hendak menyita beberapa ekor anjing yang ada di rumahnya, Dusun Kebonroto, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Tindakan petugas yang menggerebek tempat usaha penjagal anjingnya itu karena menyusul adanya laporan dari aktivis penyelamat hewan yang asal Bogor tersebut. Kateni dituduh melakukan tindakan kekerasan terhadap anjing yang akan disembelihnya lalu memperjualbelikan dagingnya. "

Saat ini ia masih dilakukan pemeriksaan, menyusul laporan dari aktivis itu (diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap hewan itu," ujar AKP Tika Puspitasari, Kasat Reskrim Polres Blitar.

Dari rumahnya, petugas mengamankan anjing sebanyak 42 ekor. Kondisinya cukup sehat karena ditempatkan di kandang, sebelah rumahnya.

Itu dibeli dari penjual, dan akan disembelih dagingnya. Selain mengamankan anjing yang masih hidup itu, petugas juga menemukan tumpukan dagingnya di dalam freezer rumahnya. Itu sisa dari penyembelihan anjing sebanyak enam ekor.

"Saat ini anjing itu diamankan di polres sambil menunggu hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," paparnya.

Menurut warga setempat, Kateni memang sudah lama jadi pedagang daging anjing. Itu bukan kulakan namun ia menyelih sendiri di rumahnya. Untuk menjual daging itu, ia tidak menjajakan melainkan para pembeli yang datang ke rumahnya. Entah laku berapa kilogram dalam sehari namun pembelinya bukan sembarang orang.

Namun, kebanyakan adalah masyarakat yang khusus menjual masakan rica-rica daging anjing.

"Iya, setahu saya juga demikian. Itu jadi usahanya selain jadi petani juga," paparnya.

Soal tuduhan melakukan tindakan kekerasan terhadap anjing yang akan disembelihnya, tak ada yang tahu. Yang jelas, ia punya tempat atau kandang di sebelah rumahnya, untuk menyetok anjing yang akan disembelihnya. Meski dalam kandang namun anjing itu dimasukkan keranjang besi, supaya tak kabur.

Anjing-anjing itu bukan dari hasilnya mencari melainkan ada orang yang menyetori.

"Iya, beli dari penjual anjing. Dan setahu kami, itu dipelihara di kandang sebelah rumahnya bukan seheboh seperti kabar yang beredar itu," ungkapnya.les

Tag :

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…