Tim Gabungan Turun Sosialisasi Jelang Penertiban Pasar Tanjung Anyar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim gabungan relokasi pedagang tumpah pasar tanjung anyar saat melakukan sosialiasi
Tim gabungan relokasi pedagang tumpah pasar tanjung anyar saat melakukan sosialiasi

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim gabungan relokasi pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto kembali turun melakukan sosialisasi ke sejumlah pedagang jelang penertiban tanggal 26 Oktober nanti.

Tim yang terdiri dari Diskopukmperindag, Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri ini mendatangi satu persatu pedagang yang masih bertahan berjualan di sekitar Jalan KH Nawawi, Residen Pamuji dan HOS Cokroaminoto, Jumat (21/10) pagi.

"Yang kita hampiri hanya mereka yang keberatan di pindah, kita sosialisasi lagi dan kita berikan undangan untuk hadir di Kantor Pemkot Mojokerto sore nanti," ujar Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya.

Ia menjelaskan, sesuai data jumlah pedagang yang akan direlokasi sebanyak 165 orang, 93 orang di relokasi masuk kedalam pasar Tanjung Anyar, 22 pedagang di pasar Kranggan, 20 orang di Pasar prapanca dan 30 orang di Pasar Kliwon.

"Dari 165 pedagang yang sudah sepakat sebanyak 106, hanya kurang 59 pedagang saja yang belum dan mereka inilah yang kita datangi sosialisasi kali ini," terangnya.

Ani mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pendekatan persuasif ke pedagang. Bahkan sosialisasi sudah dilakukan sejak Agustus kemarin dengan sudah tidak memungut retribusi. Namun jika hingga batas waktu tanggal 26 Oktober nanti mereka masih tetap bergeming, maka pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Satpol PP untuk melakukan penindakan.

"Saya berharap semua pedagang legowo, karena Pemerintah Kota Mojokerto sudah menyiapkan area relokasi selain di dalam pasar Tanjung, juga di pasar kranggan khusus untuk pedagang buah, Pasar Prapanca dan khusus warung makan minum di Pasar Kliwon," ucapnya.

Relokasi ini, lanjut Ani, seharusnya sudah lama dilakukan, akan tetapi untuk menyiapkan tempat yang layak bagi pedagang yang direlokasi, Pemerintah Kota pada tahun 2021 melakukan perbaikan terlebih dahulu sebagian los di selatan dan utara Jalan Tanjung di pasar Tanjung serta los di Pasar Kranggan.

"Alhamdulillah relokasi ini didukung oleh DPRD dengan terbitnya Perda Inisiatif yaitu No 2/2022 tentang Penataan Pedagang," ujarnya.

Ia menjelaskan, pedagang yang akan direlokasi adalah pedagang pasar Tanjung yang tumpah di sekitar Jalan KH Nawawi, Residem Pamuji dan HOS Cokroaminoto.

"Relokasi ini adalah win-win solution bagi semua pihak, yaitu mengembalikan hak-hak pengguna jalan, upaya penataan kota, memberikan tempat yang layak bagi pedagang dan yang lebih penting lagi melindungi pedagang yang ada di dalam pasar karena pendapatan mereka yang menurun akibat pembeli yang tidak masuk pasar," ungkapnya.

Kedepan Pemkot Mojokerto akan mengembangkan pasar tematik, yaitu kuliner di pasar kliwon (setelah pedagang pasar loak kita relokasi ke pasar tematik di Ketidur) dan pasar kranggan khusus buah

"Kami optimis dengan relokasi ini pedagang justru akan semakin meningkat omsetnya. Karena dengan akan memudahkan pembeli mencari komoditas sesuai tema dari masing-masing pasar dan berbelanja dengan lebih nyaman," pungkasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari mengatakan pihaknya siap mengawal relokasi ini hingga tuntas. Bahkan pihaknya akan menyiapkan posko serta melakukan patroli rutin untuk mengawasi agar area luar pasar tanjung anyar bersih dari pedagang.

"Kita siap mengawal Perda penataan pedagang. Kita beri toleransi sampai tanggal 26 Oktober nanti, jika masih belum bersih maka akan dilakukan penertiban," ujarnya.

Tak hanya itu, untuk menjaga lokasi tetap steril, pihaknya akan mendirikan posko pengawasan di lokasi pasar selama satu bulan. "Agar sustainable, kita akan gencarkan patroli rutin tiap harinya," tegasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…