Mantan Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan

Tetap Tinggal di Kampung Sempit dan Nyetir Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika bertakziah ke rumah duka almarhum Ferry Mursyidan Baldan, mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Jumat (2/12/2022).
Presiden Joko Widodo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika bertakziah ke rumah duka almarhum Ferry Mursyidan Baldan, mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Jumat (2/12/2022).

i

Jumat (2/12/2022) pagi, mendadak kabar duka datang dari mantan menteri di era Presiden Joko Widodo. Ferry Mursyidan Baldan, pria berusia 61 tahun ditemukan meninggal dunia di parkiran Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Sontak saja, keluarga dan para kerabat mantan Menteri ATR/BPN yang lebih memilih tinggal di perkampungan ini kaget. Sebab sebelumnya, almarhum masih sempat nonton bareng pertandingan Piala Dunia pada Jumat (2/12/2022) dinihari.

 

------------

JAKARTA, Erick Kresnadi

------------

 

Mantan Menteri ATR/Kepala Bappenas Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia, Jumat (2/12/2022). Ia ditemukan meninggal di mobil. Kolega Ferry di Partai NasDem sendiri juga kaget karena sebelumnya bersama almarhum menonton bareng Piala Dunia Jumat dinihari kemarin.

"Tadi (kemarin, red) ditemukan di mobil di parkiran Hotel Bidakara," kata koleganya di partai NasDem, Charles Melkiansyah.

Charles menambahkan, almarhum masih sempat nonton Piala Dunia Jumat (2/12/2022) dini hari. "Masih sempat nonton Spanyol vs Jepang tadi pagi (kemarin, red), malamnya masih sehat," ungkap dia.

Kini, Jenazah Ferry Mursyidan Baldan sudah disemayamkan di rumah duka di Jalan Anggrek Cenderawasih IX No. 24, Kemanggisan, Palmerah Jakarta Barat. Saat jenazah Ferry datang dan dibawa masuk ke dalam rumah, tangis keluarga pecah.

Pantauan kontributor Surabaya Pagi di Jakarta, ambulans pembawa jenazah tiba pukul 15:29 WIB. Keranda diturunkan dari ambulans oleh beberapa orang.

Saat jenazah turun, keluarga, kerabat, dan sahabat yang telah ada di rumah duka tampak berderai air mata. Istri almarhum terlihat menangis histeris.  

Yang menarik, meski pernah menjabat menteri, ternyata Ferry tinggal di rumah yang terletak di gang sempit.  Karena sempit inilah, ambulans yang mengantarkan jenazah Ferry sampai agak kesusahan saat masuk pelataran rumah.

Yang juga menjadi pertanyaan banyak kalangan, Ferry ditemukan meninggal sendirian tanpa mobil. Jenasah Ferry tergeletak di belakang kemudi. Ternyata Ferry menyetir sendiri tanpa sopir.

Sementara, Ketua RT 1 RW 3 Kemanggisan, Palmerah, Taufan, tempat Ferry tinggal mengakui kalau Ferry sudah lama tinggal di perkampungannya. Menurut Taufan, almarhum dikenal sebagai sosok baik, ramah dan selalu sederhana meski pernah menjadi pejabat.

“Baik orangnya, sama lingkungan dia selalu nyapa. Bahkan dia walaupun pejabat juga nyapa-nyapa terus,” kata Taufan saat ditemui di rumah duka Jalan Anggrek Cendrawasih IX Nomor 24.

Taufan bercerita jika belum lama ini Ferry dan warga lainnya sempat berkumpul dan mengobrol lama di masjid. “Habis salat Jumat ngobrol di masjid sampai menjelang Asar baru kami selesai,” ucap dia.

Selain itu, kata Taufan, Ferry Mursyidan Baldan merupakan teman masa kecilnya. “Dia temen deket saya, temen main dari kecil dia,” katanya sambil menangis.

 

Diduga Serangan Jantung

Sementara itu, adik ipar Ferry Mursyidan Baldan, Syahrial Nasution, Jumat (2/12), mengatakan, Ferry diduga kena serangan jantung usai meminum obat sakit gigi.

Syahrial menjelaskan bahwa Ferry pada Kamis (1/12) berpamitan kepada sang istri, Hanifah untuk menghadiri acara di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Sementara Hanifah yang merupakan kakak Syahrial pada hari itu juga melakukan perjalanan ke Cianjur, Jawa Barat.

Malam hari, sekitar pukul 12 malam, Hanifah pulang dari Cianjur. Tapi dia tidak mendapati sang suami pulang. Jumat pagi (2/12/2022), Ferry juga belum ada di rumah. Padahal di pagi itu seharusnya Ferry menghadiri rapat MPR di Hotel Santika. Hanifah yang khawatir lalu mengecek daftar hadir di acara tersebut dan tidak didapati Ferry hadir.

Lalu dia meminta anggota keluarga untuk mencari ke Bidakara. Didapati Ferry sedang berada dalam mobil di area parkiran dalam keadaan tiduran. Diduga Ferry usai meminum obat sakit gigi dan kemudian ketiduran. “Mungkin almarhum (langsung) kena serangan jantung dan tidak bangun lagi,” tutur Syahrial Nasution.

 

Aktivis HMI

Ferry sendiri, selain mantan Menteri ATR/Kepala Bappenas, juga mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang menjabat pada tahun 1990 hingga 1992. Dia juga pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Ferry Mursyidan Baldan merupakan Menteri ATR pada 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016 di kabinet kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla.

Ferry terhitung menjadi orang pertama di kementerian baru yang dibentuk kabinet Jokowi. Namun, belum selesai masa jabatannya, Ferry terkena reshuffle kabinet.

Kemudian pada Pemilu 2019, ia bergabung dengan tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jauh sebelumnya, yakni pada tahun 2004-2009 Ferry Mursyidan menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI, dengan jabatan Ketua Pansus Rancangan Undang-undang Pemilu.

Berdasarkan penelusuran Surabaya Pagi, Ferry Mursyidan Baldan lahir di Jakarta, 16 Juni 1961. Kedua orangtuanya berasal dari Aceh, kemudian menetap di Bandung.

Ferry merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Setelah lulus dari SMA, Ferry melanjutkan kuliahnya di Universitas Padjajaran Bandung jurusan Ilmu Politik Fakultas Sosial dan lulus tahun 1988.

Semasa kuliah, Ferry juga aktif mengikuti berbagai organisasi kemasyarakatan, salah satunya yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ferry diketahui pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badko, Jawa Barat pada tahun 1988-1990.

Pada Pemilu 1997, Ferry berkesempatan menjadi anggota DPR dari partai Golkar. Lalu, pada 1999-2004 dan 2004-2009, Ferry terpilih kembali sebagai anggota DPR.

Setelah tidak aktif menjadi anggota DPR, Ferry berpindah dari Partai Golkar ke Partai Nasdem. Pada Pilpres 2014, Partai NasDem menjadi salah satu partai pengusung calon Presiden Jokowi. erk/cr3/ril

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…