Studi:Ubah Gaya Hidup Bisa Kurangi Risiko Sakit Alzheimer hingga 30 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Modifikasi gaya hidup ternyata bisa memberikan pengaruh signifikan dalam mengurangi risiko penyakit Alzheimer pada orang dewasa. Hanya dengan perubahan gaya hidup, risiko penyakit Alzheimer bisa berkurang hingga 30 persen.

Kaitan antara perubahan gaya hidup dengan risiko penyakit Alzheimer diungkapkan dalam sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of California San Francisco atau UCSF. Studi yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan hampir 200 orang dewasa yang berusia lebih tua dan belum terdiagnosis dengan penyakti Alzheimer.

Setengah dari partisipan dimasukkan ke dalam kelompok intervensi. Sebagian lainnya dimasukkan ke dalam kelompok kontrol.

Partisipan dalam kelompok kontrol hanya diberikan materi informasi mengenai faktor risiko demensia. Sedangkan partisipan pada kelompok intervensi mendapatkan pendampingan dari pelatih untuk mengenali faktor risiko demensia apa saja yang mereka miliki, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kurang tidur, terisolasi secara sosial, dan tak aktif secara fisik.

Setelah mengidentifikasi faktor risiko, para partisipan dalam kelompok intervensi dibantu untuk melakukan perubahan gaya hidup. Mereka juga didampingi oleh pelatih agar mencapai target perubahan gaya hidup.

Setelah dua tahun berlalu, tim peneliti membandingkan hasil tes kognisi, kepuasan pribadi, dan kualitas hidup para partisipan dari kedua kelompok. Tim peneliti menemukan bahwa partisipan dalam kelompok intervensi memiliki risiko demensia, khususnya penyakti Alzheimer, 30 persen lebih rendah.

Temuan ini dipresentasikan oleh profesor di bidang psikiatri, neurologi, dan epidemiologi Dr Kristine Yaffe. Presentasi tersebut dilakukan dalam konferensi tahunan Clinical Trials on Alzheimer's Disease, di San Francisco, Amerika Serikat.

Meski terapi pengobatan untuk penyakit Alzheimer terus berkembang, Dr Yaffe menyiratkan pentingnya pencegahan dengan lebih memperhatikan kesehatan otak. Beberapa perubahan gaya hidup yang dapat bermanfaat dalam menjaga kesehatan otak adalah menerapkan pola makan yang sehat, olahraga rutin, dan bersosialisasi dengan orang lain.

Tentu, gaya hidup merupakan satu dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi risiko penyakit Alzheimer dan demensia lainnya. Sebagain faktor risiko tak bisa dimodifikasi. Meski begitu, menjaga kesehatan otak bisa tetap membawa manfaat di kemudian hari.

"Tak pernah ada istilah terlambat untuk mencoba dan menjaga (kesehatan otak) untuk menurunkan risiko Anda (terhadap penyakit) Alzheimer dan demensia lainnya," ujar Dr Yaffe, seperti dilansir CBS News, Sabtu (10/12/2022).hlt/alz

 

Berita Terbaru

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus menggenjot hilirisasi komoditas tembakau lokal untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing e…

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM -Jember - Bupati Jember Gus Fawait menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kepemimpinan yang responsif dan humanis melalui pendekatan…

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…