Pinjamkan Dua Pemain, Madura United Datangkan Striker Asing dari Australia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kwabena Appiah saat berseragam Nakhon Ratchasima. (Instagram/@vppivh).
Kwabena Appiah saat berseragam Nakhon Ratchasima. (Instagram/@vppivh).

i

SURABAYAPAGI.COM, Pamekasan - Guna menyambut lanjutan putaran kedua BRI Liga 1 musim 2022-2023, Manajemen Madura United FC melepas dua pemain sekaligus dan mendatangkan satu pemain asing di sektor depan.

Dua pemain tersebut masing-masing Haris Tuharea, serta pemain muda lokal, Moh Kevy Syahertian yang dipinjamkan ke salah satu klub kontestan Liga 1.

Kehilangan dua pemain membuat pihak manajemen bergerak cepat, seiring dengan dekatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air putaran kedua.  Laskar Sapeh Kerrab ini dengan cepat mendatangkan Kwabena Appiah sebagai pemain anyar.

Madura United sudah resmi mendapatkan jasa Kwabena Appiah, usai kontrak pemain tersebut dengan klub terakhirnya kadaluarsa terhitung 1 Januari 2023.

"Tambah satu amunisi untuk lini depan. Kwabena Appiah. Pemain asal Australia ini akan memperkuat Laskar Sapeh Kerrab. Kita fokus pada pemain depan, karena sepakbola indah itu terjadi jika terjadi gol dan menang," tulis akun instagram resmi Madura United, Kamis (5/1/2023) pagi.

Dengan demikian, Kwabena Appiah menjadi rekrutan pertama yang berhasil diamankan oleh tim berjulukan Laskar Sape Kerrab ini di jendela transfer paruh musim Liga 1 2022/2023.

Kwabena Appiah yang berasal dari Australia ini menggantikan posisi Pedro Hendrique yang sudah resmi dicoret Madura United.

Bahkan pemain asal Australia tersebut, juga sudah dipastikan sebagai bagian dari keluarga besar Laskar Sape Kerrab. Sehingga ia dipastikan akan menjalani debut sebagai striker baru saat putaran kedua Liga 1 melawan PS Barito Putera yang berlangsung 14 Januari mendatang.

Kwabena musim lalu tanpa klub, terakhir ia memperkuat Nakhonratchasima Mazda FC, tim kompetisi teratas Liga Thailand.

Pemain bernama lengkap Kwabena Appiah-Kubi ini merupakan pesepak bola yang tercatat lahir di Auckland, New Zealand, pada 19 Mei 1992. Posisi utamanya sebetulnya ialah winger alias pemain sayap.

Karier profesionalnya bermula bersama Granville Rage (2010). Setelah itu, ia sempat bergeser ke North West Sydney Spirit (2011), hingga Parramatta (2012). Klub selanjutnya yang pernah menggunakan jasanya ialah Wellington Phoenix (2015-2016), hingga Central Coast Mariners (2016-2018).

Bersama klub yang disebut terakhir, Kwabena Appiah pernah mempersembahkan gelar juara National Youth League 2011/2012, yakni saat dia masih berusia junior.

Pemain berpostur 180 cm ini kemudian mengawali kariernya di Asia untuk pertama kali ketika bergabung dengan klub asal Korea Selatan, Incheon United (2018).

Dia sempat kembali ke Australia untuk bermain bersama Newcastle Jets (2019) dan Western United (2019-2020), sebelum akhirnya meniti karier di Thailand pada 2021.

Ketika itu, Kwabena Appiah direkrut oleh Nakhon Ratchasima. Namun, kiprahnya tak berlangsung lama. Selanjutnya, ia memutuskan untuk menerima pinangan Madura United pada awal Januari 2023.

Salah satu pencapaian istimewanya sebetulnya berlangsung bersama Western Sydney Wanderes, yakni karena berhasil merengkuh dua gelar istimewa. Ia membantu timnya menjuarai A-League Premiership 2012/2013 dan Liga Champions Asia 2014. pmk

Berita Terbaru

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tengah musim kemarau ini, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia akibat DBD karena telat mendapat layanan kesehatan, salah…

Fenomena Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi BBM Lancar

Fenomena Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi BBM Lancar

Minggu, 18 Okt 2026 12:21 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Meskipun marak fenomena antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahkan juga di Kabupaten Lumajang,…

Imbas Kebakaran Hutan, Dishut: Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

Imbas Kebakaran Hutan, Dishut: Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

Minggu, 18 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti imbas kebakaran hutan Gunung Arjuno-Welirang yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, kini…

Pemkot Tertibkan Jaringan Utilitas Tak Berizin di 224 Ruas Jalan Surabaya

Pemkot Tertibkan Jaringan Utilitas Tak Berizin di 224 Ruas Jalan Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 11:52 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya tindak lanjut atas permohonan bantuan penertiban dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya,…

Semarakkan HSN 2026, Pemkab Ponorogo Wajibkan ASN Berbusana Muslim

Semarakkan HSN 2026, Pemkab Ponorogo Wajibkan ASN Berbusana Muslim

Minggu, 18 Okt 2026 11:46 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, mewajibkan aparatur…

Rugi Rp4,8 M, Mourin Bantah Isu Aliran Dana ke Spa dan Tuduhan Ani-ani Kapolda

Rugi Rp4,8 M, Mourin Bantah Isu Aliran Dana ke Spa dan Tuduhan Ani-ani Kapolda

Minggu, 18 Okt 2026 11:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 11:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meouw, angkat bicara terkait mandeknya bisnis perkumpulan dana yang ia jalankan. Kerugian m…