Aura Kasih Tolak Tawaran Film dan Series Vulgar Demi Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ura Kasih dan anaknya, Arabella saat berlibur ke luar negeri. SP/ SBY
Ura Kasih dan anaknya, Arabella saat berlibur ke luar negeri. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sosok Aura kasih yang merupakan ibu tunggal dari Arabella ini sejak dulu memang memiliki image seksi bahkan dalam film sekalipun yang ia perankan.

Namun, semenjak dirinya memiliki anak, kini Aura Kasih mengaku selektif menyaring kerjaan-kerjaan yang datang kepadanya, terutama untuk peran-peran vulgar untuk menjaga anaknya, Arabella.

"Aku pilih-pilih juga, misal ada tawaran film yang agak vulgar atau beberapa series yang vulgar itu aku nggak dulu," kaya Aura Kasih, dikutip Jumat (07/04/2023).

"Kita harus hati-hati juga ya sama jejak digital, karena aku ada anak kecil juga. Aku sekarang pilih kerjaan yang tidak menyimpang, tidak keluar jalur, dan masih wajarlah cari duitnya," tutur Aura Kasih.

Selain itu, pelantun Mari Bercinta itu juga tidak mengambil tawaran pekerjaan yang mengharuskannya pergi dari sang anak dalam jangka waktu yang lama.

"Misal aku dapat tawaran sinetron, aku nggak ambil. Film yang syuting terlalu lama, aku nggak ambil," terang Aura Kasih.

Aura Kasih juga mengaku sempat dilema karena banyak tawaran bagus yang hilang. 

"Jadi sebenarnya posisi aku dalam segi karier ada dalam, misal banyak offering bagus, tapi masalah waktu yang nggak bisa," ujar Aura Kasih.

Namun, dirinya yakin pintu rezeki ada datang dari mana saja, sedangkan waktu berharga bersama anak tidak dapat terulang.

"Uang bisa dicari apa pun caranya, yang penting bisa bersama dia (anak) dulu," tutupnya.

Disisi lain, Semenjak cerai dengan Eryck Amaral pada 2021, Aura Kasih harus menafkahi hidupnya dan sang anak sendirian. 

Aura Kasih mengaku tidak merasa keberatan karena menurutnya seorang wanita mampu melakukan apa saja, termasuk mencari nafkah. dsy/dch/ins

 

 

Berita Terbaru

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…