Tiket Sold Out Saat, Ratusan Calon Pemudik Ngamuk di Pelabuhan Ambon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan calon pemudik tujuan Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, menggeruduk kantor Pelni Cabang Ambon. SP/ AMB
Ratusan calon pemudik tujuan Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, menggeruduk kantor Pelni Cabang Ambon. SP/ AMB

i

SURABAYAPAGI.com, Ambon - Pembelian tiket tujuan Kabupaten Seram Bagian Timur sudah habis terjual menjelang mudik Lebaran. Akan tetapi, ada beberapa calon pemudik yang tidak kebagian tiket tersebut hingga membuat ratusan calon pemudik mengamuk di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Minggu petang (16/04/2023)

Bermula saat, armada perintis milik PT Pelni yaitu KM Sabuk Nusantara 107 akan bertolak ke Tehoru (Maluku Tengah)-Werinama-Kelmuri-Geser-Bula-Gorom-Kesui-Teor. Namun pihak Pelni Ambon menyampaikan pembelian tiket sudah ditutup karena penumpang sudah melebihi kapasitas. 

Para calon pemudik itu lantas kecewa dan marah lantaran tidak bisa mudik ke kampung halamannya lantaran tiket keberangkatan dari Ambon menuju ke Seram bagian Timur sudah habis dipesan.

Hal tersebut membuat ratusan calon pemudik ini menuntut agar mereka bisa ikut mudik bersama KM Sabuk Nusantara 107 yang akan bertolak dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menuju sejumlah daerah di Kabupaten Seram Bagian Timur pada Minggu (16/04/2023) sore tadi.

Para calon pemudik lebaran ini menggeruduk kantor Pelni sambil menuntut pihak Pelni dapat menjual tiket kepada mereka agar dapat mudik lebaran di kampung halaman.

“Kami minta Pelni dapat menyediakan tiket agar kami bisa mudik dengan keluarga di kampung halaman,” teriak sejumlah calon pemudik.

Sayangnya harapan ratusan calon pemudik ini untuk bisa berlayar dengan kapal tersebut tidak bisa dipenuhi, lantaran tiket KM Sabuk Nusantara 107 telah terjual habis.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Manajer Operasional PT Pelni Ambon, Muhammad Assagaff, menjelaskan kapasitas angkut KM Sabuk Nusantara 107 adalah sebanyak 350 orang ditambah dispensasi 30 persen. Setelah dapat persetujuan dari KSOP Ambon maka total angkut jadi 380 orang.

Sementara calon pemudik tujuan Seram Bagian Timur itu ada sebanyak 700-an orang.

"Yang terdaftar ini 700-an, sementara kapasitas kapal 350 orang, makanya tidak ter-cover, mereka maunya harus diberangkatkan," kata Assagaff.

Akhirnya persoalan ini diatasi dengan sisa penumpang diangkut KM Kinei, salah satu kapal perintis milik swasta.

KM Sabuk Nusantara 107 mengangkut 385 penumpang, sisanya diangkut KM Kinei.

"KM Kinei bisa menampung kapasitas sampai 400 orang," kata Assagaff.

KM Kinei ini sudah sandar di Pelabuhan Ambon dan menunggu pengisian BBM. Rencananya, akan berangkat pada Senin (17/04/2023). dsy/trb/kmp

 

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …