Dua Balita Tewas Tenggelam, Saat Ditinggal Sang Kakak Beli Bakso

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TIM BPBD Kota Surabaya saat melakukan giat penyisiran di area sungai yang diduga korban 2 anak tenggelam. SP/ ARIANDI
TIM BPBD Kota Surabaya saat melakukan giat penyisiran di area sungai yang diduga korban 2 anak tenggelam. SP/ ARIANDI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peristiwa dua balita tenggelam yang diketahui seorang kakak beradik usia dua tahun dan usia tiga Tahun di Jalan Kedurus Kampung Jamu, kelurahan Kedurus Kecamatan Karang pilang pada Minggu, (25/06/2023). 

Korban tenggelam kakak beradik tersebut bernama Sinta Asma Alifa (3 Tahun) dan M. Latif Hidayatullah (2 tahun).

Kapolsek Karang pilang, Kompol A. Risky Fardian membenarkan ada laporan ditemukannya dua balita kakak beradik tenggelam. Kejadian bermula saat bermain, di waktu kakak tertua, Nisa Azzukhruf Nur Sabita (Kakak  korban) yang berusia 13 tahun, sedang membeli bakso dan adiknya bermain bersama kakak satunya lagi naik sepeda roda tiga. 

Selanjutnya, masih kata Risky, sekitar pukul 12.00 WIB korban mulanya bermain bersama dengan kakaknya, Namun, sekitar pukul 12.53 WIB, terpantau dari CCTV balai RW, bahwa kedua korban sudah tidak bersama dengan kakaknya, lantaran ditinggal beli bakso oleh kakaknya. 

"Terpantau terakhir kedua korban bermain di sekitar Balai RW tiba-tiba kedua korban sudah tidak terlihat lagi," jelasnya, Minggu (25/06/2023) sore pukul 16.00 WIB, kepada wartawan harian Surabaya Pagi dilokasi kejadian. 

"Pada pukul 16.17 WIB, Tim BPBD Kota Surabaya menurunkan perahu karet untuk melakukan giat penyisiran di area sungai yang diduga korban 2 anak tenggelam pada pukul 16:25 WIB.

“Hasil penyisiran tersebut oleh TIM BPBD Kota Surabaya, akhirnya korban atas nama M. Latif Hidayatullah berhasil ditemukan sekitar 100 Meter dari titik awal tenggelam pukul  16.30 Wib," ujar Rizky. 

"Selanjutnya dilanjutkan pencarian jalur darat dilakukan dari personil BPBD ke arah utara dari titik awal tenggelam Pukul 17: 05 WIB dan Tim inafis olah TKP di lokasi. Tak berselang lama jenazah pun dievakuasi ke rumah sakit dr Soetomo menggunakan ambulance PMI," paparnya.

"Pukul 17.15 WIB, Dilakukan apel operasi SAR Gabungan di pimpin oleh bapak Subkor Kedaruratan, bapak Arif Sunandar dan besok dilakukan pencarian untuk kakaknya usia tiga tahun belum ditemukan," pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…