Pria di Bojonegoro Tewas Tenggelam Saat Selamatkan 2 Bocah yang Nyaris Hanyut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPBD Bojonegoro saat melakukan proses pencarian korban Deni Rosidi (10) di sekitar Sungai Bengawan Solo. SP/ BJN
BPBD Bojonegoro saat melakukan proses pencarian korban Deni Rosidi (10) di sekitar Sungai Bengawan Solo. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berniat baik, Deni Rosidi (40), warga Desa Batokan RT 020 RW 003, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro meregang nyawa usai berhasil menyelamatkan dua bocah yang nyaris tenggelam saat berenang di Sungai Bengawan Solo.

Secara kebetulan, korban Deni Rosidi saat itu sedang mencari batu kerikil di pinggir sungai, dan saat mengetahui ada anak yang sedang hanyut, korban berusaha menyelamatkan anak tersebut, hingga akhirnya anak yang hanyut.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap korban, sambil melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasiman dan BPBD Bojonegoro, untuk membantu melakukan pencarian.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Deni yang diketahui tenggelam tersebut hingga sore tadi masih dalam proses pencarian Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, bersama aparat TNI, Polri, dan warga setempat.

“Tidak lama berselang ada salah seorang anak bernama Moh Fahmi Basya hanyut. Korban Deni Rosidi yang sedang mencari batu kerikil di pinggir sungai mengetahui kalau ada anak yang sedang hanyut berusaha menyelamatkan,” ujar Kapolsek Kasiman, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Badri, Rabu (12/07/2023).

Kapolsek menambahkan bahwa saat tenggelam, korban mengenakan baju warna oranye kombinasi putih dan celana pendek warna hitam. Sebelum tenggelam korban juga sempat berteriak minta tolong.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto menjelaskan bahwa korban ditemukan pada pukul 21.00 WIB, dalam kondisi telah meninggal dunia.

"Korban sudah ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB. Lokasi korban ditemukan berjarak sekitar 100 meter dari lokasi korban dilaporkan tenggelam," kata Ardhian.

Setelah dievakuasi, atas permintaan keluarga selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. "Permintaan dari keluarga korban untuk dimakamkan," kata Ardhian Orianto.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau meskipun arus sungai terlihat tenang, namun masyarakat diharapkan tidak melakukan aktifitas mandi maupun bermain di sungai. dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…