Performa Buruk, Manajemen Persebaya Panggil Jajaran Pelatih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemain Persebaya Surabaya. Foto: Persebaya.
Pemain Persebaya Surabaya. Foto: Persebaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Manajemen Persebaya Surabaya menggelar pertemuan tertutup dengan tim pelatih di Kantor Marketing Persebaya di Surabaya Town Square pada Senin (24/7/2023) lalu.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas performa buruk Persebaya Surabaya di Liga 1 2023-2024. Pada pertemuan itu pelatih Aji Santoso bersama para asisten pelatih menghadap manajemen untuk dimintai penjelasan dari rentetan hasil minor di tiga laga.

Tim kebanggaan masyarakat Kota Surabaya tersebut masih berpuasa kemenangan dalam tiga pertandingan pamungkas di Liga 1 2023-2024.

Total, Persebaya sudah melakoni empat laga dan telah kehilangan tujuh poin. Dalam dua laga tandang, mereka sempat menang 3-2 atas Persis Solo (1/7/2023) dan takluk 0-2 di markas PSIS Semarang (16/7/2023).

Teranyar, Persebaya ditahan imbang 2-2 oleh RANS Nusantara dalam pekan keempat BRI Liga 1 2023/2024, Minggu (23/7/2023). Kegagalan meraih kemenangan itu membuat suporter memberi tekanan.

Hasil ini membuat juga Persebaya belum menang di kandang dalam Liga 1 musim ini. Bahkan, ini sudah jadi kali kedua Persebaya gagal menang di markas sendiri setelah sebelumnya ditahan imbang 1-1 saat menjamu Barito Putera (8/7/2023).

Manajemen klub langsung memanggil Aji Santoso untuk evaluasi sebelum laga away melawan Persija Jakarta pada 30 Juli 2023.

Aji Santoso mengatakan, pertemuan jajaran tim pelatih dengan manajemen untuk berdiskusi memecahkan masalah apa yang sedang terjadi kepada tim. Ia juga menjelaskan mengapa di tiga pertandingan terakhir timnya sedikit menurun.

“Kami melakukan diskusi untuk bisa memecahkan permasalahan. Kenapa tiga pertandingan kita sedikit menurun, terus bagaimana untuk menghadapi pertandingan bagus, itu saja sih, saya sangat positif” kata Aji, Kamis (27/7/2023).

Pelatih asal Malang ini juga menepis kabar adanya tidak keserasian antar pemain dalam tim. Ia memastikan manajemen masih mendukung langkah tim pelatih. Pasalnya, penampilan Persebaya di tiga laga terakhir disebut tak buruk, hanya karena lengah di beberapa momen menjadikan hasil yang diraih tidak sesuai harapan.

"Pak Chandra sama Mas Nanang juga, beliau-beliau tim manajemen juga masih sangat support terhadap tim ini. Kemarin-kemarin ketika tahun musim kemarin kan enggak ada masalah. Karena kita enggak menang saja, jadi semua yang yang bagus pun juga enggak terlihat gitu loh” ujarnya.

Terkait masalah yang ada, Aji menilai tidak ada yang salah dengan pemain. Sebab menurutnya, pemainnya sudah bermain cukup baik. Hanya saja satu problemnya adalah tidak menang.

"Pemain sebenarnya gak ada masalah, tahun kemarin tidak ada masalah karena tidak menang saja sehingga yang bagus jadi tidak terlihat, begitu juga kalo menang yang jelek tidak terlihat," ujarnya.

Ia juga membantah jika pemain Persebaya tampil gugup di awal musim ini. Pasalnya, skuad Bajul Ijo sekarang dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman seperti Ze Valente, Reva Adi hingga Ferdinan Sinaga. Bahkan beberapa pemain muda Persebaya disebutnya cukup bagus dalam beradaptasi dengan iklim kompetisi Liga 1.

"Sekarang kan juga pemain yang belum pernah ikut kompetisi kan cuma satu si Toni aja. Ya Toni pun adaptasinya pun cukup bagus. Kemarin main meskipun hanya 15-20 menit juga penampilannya cukup bagus. Ya mudah-mudahan lah kalau menang nanti semua sudah selesai pasti," pungkasnya.

Persebaya sendiri punya target tinggi pada kompetisi musim ini. Tim Bajul Ijo itu berniat menjuarai liga. Namun kenyataan berkata lain, hingga pekan keempat Liga 1, Persebaya masih mengumpulkan 5 poin. Sehingga Persebaya harus puas duduk di klasemen ke-11. sb

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…