Soal Perdagangan Bebas, Prabowo Tegaskan Indonesia Ingin Industri Dalam Negeri Maju

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prabowo Subianto saat menghadiri acara 'Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri' yang diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta. SP/ Al Qomaruddin
Prabowo Subianto saat menghadiri acara 'Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri' yang diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Calon presiden Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto,  mengatakan bahwa perdagangan bebas memang penting, tetapi harus ada keadilan dalam prosesnya termasuk soal pengolahan bahan mentah di dalam negeri. 

Menurutnya, Indonesia harus bisa menjadi negara dengan industri yang maju. Nantinya, hal itu akan berdampak pada meningkatnya lapangan pekerjaan dan pendapatan rakyat. 

"Pada prinsipnya, kita perlu mempertahankan perdagangan bebas. Namun ada prinsip lain yang sangat penting bagi kami, yaitu prinsip kesetaraan, prinsip keadilan," kata Prabowo dalam acara 'Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri' yang diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta. 

"Jadi soal bahan mentah, kami merasa berhak untuk ingin maju seperti Jepang. Kami ingin menjadi negara industri. Kami ingin memproduksi barang-barang canggih," tambahnya , menjawab pertanyaan dari Duta Besar Jepang, Jumat (17/11/2023).

Tujuannya lanjut Prabowo untuk menghapuskan kemiskinan di tanah air. Ia menyoroti masih banyaknya rakyat yang hidup dengan hanya mengandalkan pendapatan kurang dari 1 USD atau sekitar Rp 15.000-an. 

"Kami juga ingin rakyat kami tidak mendapat upah minimum. Banyak orang yang hidup dengan penghasilan kurang dari 2 USD sehari, bahkan ada yang kurang dari 1 USD sehari," imbuhnya. 

Oleh sebab itu, menjadi negara industri merupakan tujuan utama yang harus dicapai dalam menghapus kemiskinan. Prabowo pun akan membuka peluang bagi para investor luar negeri, tetapi pabriknya harus berada di Indonesia agar dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi pemuda-pemudi bangsa. 

"Jadi kita harus memproduksi barang-barang industri. Kami harus mengolah sumber daya alam kami di Indonesia. Dan kami menyambut semua investor, tetapi kami ingin pabriknya ada di indonesia. Putra dan putri kita membutuhkan pekerjaan," ujarnya. 

"Kita butuh fair playing field, kita butuh kesempatan yang sama," pungkas dia. Alq

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …