Prabowo Terpilih Jadi Presiden, BHS Optimis Pencak Silat Makin Maju di Indonesia

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya -Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya Bambang Haryo Soekartono (BHS), optimis pengembangan olahraga pencak silat di Indonesia bertambah maju dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden RI.

Optimisme ini dilontarkan BHS karena Prabowo Subianto yang menjabat ketua umum IPSI diinformasikan rela menggelontorkan dana pribadinya untuk pengembangan pencak silat Indonesia.Padahal dana APBN untuk mengembangkan seni bela diri asli Nusantara ini sangat kecil. 

"Anggaran silat ini perlu diperhatikan sekali, yang sekarang ini sangat minim sekali. Kepentingan ribuan perguruan silat seluruh Indonesia, silat itu 20 persen dari total penduduk kita ini adalah pesilat, boleh di cek lah," terangnya saat buka bersama dengan PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan atlet tarung drajat dan pencak silat Surabaya. Selasa (2/4/2024).

Dengan terpilihnya Prabowo sebagai Presiden, silat diyakini akan mendapat pembinaan yang bagus.

"Dalam arti anggarannya cukup dan sebagainya, sekarang ini hampir dikatakan dicukupin pak Prabowo Subianto sendiri sebagai ketua umum. Yang kita harapkan nanti pak Prabowo jadi Presiden, kita sangat mengharapkan anggaran itu dikeluarkan dari negara, yang di mana ini bisa berdampak yang luar biasa," tegas tokoh yang meraih suara terbanyak pada pileg DPR RI dari dapil 1 Jatim tersebut.

BHS menerangkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya bahwa Prabowo menggelontorkan dana pribadi puluhan miliar pertahun untuk pengembangan IPSI.

"Luar biasa besar di atas Rp. 20 miliar," tuturnya.

Sementara itu, BHS menargetkan atlet tarung derajat kota pahlawan bisa meraih prestasi gemilang di PON 2024. Karena 9 atlet yang diterjunkan sudah dipersiapkan luar biasa oleh PB Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Surabaya 

"Untuk merebut minimal 4 emas kalau 4 emas kita sudah ada di posisi peringkat 3. In sya Allah bisa kita selesaikan dengan baik," pungkasnya. Byb

Berita Terbaru

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…