V-Kool Asal Amerika Ogah Jualan Kaca Film Murah Demi Kualitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pekerja tengah memasangkan segmentasi kaca film V-Kool asal Amerika Serikat untuk kalangan menengah ke atas. SP/ JKT
Salah satu pekerja tengah memasangkan segmentasi kaca film V-Kool asal Amerika Serikat untuk kalangan menengah ke atas. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Di tengah persaingan yang lebih ketat seperti sekarang ini, segmentasi kaca film V-Kool asal Amerika Serikat di Indonesia justru ogah dan tidak memiliki niatan untuk terjun ke pasar dengan harga yang lebih terjangkau.

Vice President PT V-Kool Indo Lestari, Linda Widjaja mengatakan, bahkan dengan budget Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta, sudah bisa memasang komponen penolak panas ini di mobil kesayangan. Sehingga, pihaknya tidak akan pernah menyesuaikan kualitas produknya dengan permintaan pasar

"V-Kool dengan kualitasnya, harga produksi atau harga modal saja belum cukup Rp 1,5 juta atau Rp 2 juta. Dan itu, tidak pernah ditolerir oleh produsen Vkool," jelas Linda, Minggu (12/05/2024).

Lebih lanjut, menurut Linda, bukanlah sesuatu yang perlu dipermasalahkan. Pasalnya, pasar kaca film di Indonesia juga beragam, dan setiap merek atau produk memiliki konsumennya berbeda-beda.

"Tidak apa-apa juga, pasar kan beragam ada blue ocean ada red ocean, oke. Yang mau menyasar blue ocean silahkan, red ocean juga silahkan karena ikan bisa berenang di mana saja," ujar Linda.

Sementara itu, diketahui, V-Kool sendiri saat ini sudah berada di posisi di pasar yang memang lebih tinggi, dan tidak akan menurunkan kualitasnya hanya untuk mengejar tren segmen yang saat ini berkembang. V-Kool resmi mengumumkan hasil penjurian Kompetisi Video Pendek, V-Kool Creative Challenge 2024, yang digelar pada 5 Februari 2024 hingga 8 Mei 2024. 

Menurut Linda, ajang seperti ini memang sangat dibutuhkan dan bisa menjadi wadah untuk mendapatkan bakat-bakat baru dalam bidang content creator. Peserta yang mendaftar tidak hanya dari Jakarta tetapi dari kota-kota seperti Purwokerto, Kudus, Lampung bahkan Ponorogo.

Karya-karya yang dihasilkan peserta terlihat sangat beragam dengan satu benang merah yang dapat ditarik, yaitu memperlihatkan bagaimana ide-ide modern dapat diimplementasikan dalam kehidupan di Indonesia yang sesungguhnya dengan cara khas anak muda. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Pajak tak Terpungut Capai Rp 567 triliun

Pajak tak Terpungut Capai Rp 567 triliun

Kamis, 24 Sep 2026 07:45 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 07:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkirakan estimasi pajak yang tidak dipungut negara pada tahun ini mencapai Rp 567 triliun. Nilai…

Adopsi Kereta Wisata mewah Orient Express, Diluncurkan

Adopsi Kereta Wisata mewah Orient Express, Diluncurkan

Kamis, 24 Sep 2026 07:41 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kereta Nusantara Explorer diluncurkan pada 28 September 2026. Kereta wisata ini menawarkan perjalanan dengan mengangkat keindahan alam dan…

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus menggenjot hilirisasi komoditas tembakau lokal untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing e…

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM -Jember - Bupati Jember Gus Fawait menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kepemimpinan yang responsif dan humanis melalui pendekatan…

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…