Libur Kenaikan Isa Al Masih, Penumpang KA di Jember Meningkat 7%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
lustrasi. Penumpang memadati KA di Jember saat libur panjang. SP/ JBR
lustrasi. Penumpang memadati KA di Jember saat libur panjang. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Kenaikan Isa Al Masih dan cuti bersama banyak penumpang Kereta Api (KA) yang memadati wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi.

Tingginya animo masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transformasi selama libur panjang kali ini tidak terlepas dari kepastian jadwal dan tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta api yang tinggi. Bahkan mengalami peningkatan sekitar 7 persen selama libur panjang tersebut.

"Selama libur panjang akhir pekan dari 8-12 Mei 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memberangkatkan 47.533 penumpang atau rata-rata 9.507 penumpang menggunakan kereta api setiap hari," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro, Selasa (14/05/2024).

Diketahui, jumlah penumpang pada libur panjang kenaikan Yesus Kristus pada tanggal 8-12 Mei 2024 yang mencapai 47.533 orang mengalami peningkatan sebesar 7 persen jika dibandingkan periode yang sama pada pekan sebelumnya pada 1-5 Mei 2024 yang hanya mengangkut 44.315 orang.

"Selama liburan, jumlah penumpang terbanyak pada hari Minggu (12/5) yang merupakan hari terakhir libur dan total penumpang kereta api dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember pada hari itu mencapai 10.399 orang," katanya.

Menurutnya, selama libur panjang tersebut, KA Probowangi dari Ketapang tujuan Surabaya menjadi kereta api paling banyak digunakan oleh masyarakat di Daop 9 Jember karena selama lima hari, KA Probowangi digunakan oleh 6.011 penumpang atau rata-rata perhari sebanyak 1.202 orang.

"Harga tiket KA Probowangi yang cukup terjangkau menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dari dan menuju daerah di dalam wilayah Daop 9 seperti Banyuwangi, Jember, Lumajang ataupun Probolinggo," ujarnya. jmb-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…