Berkat Toyota dan Daihatsu, Suzuki Cappuccino Siap ‘Comeback’ 2027

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Model render prediksi Suzuki Cappuccino baru dari editorial majalah Best Car. SP/ JKT
Model render prediksi Suzuki Cappuccino baru dari editorial majalah Best Car. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Suzuki Cappuccino dikabarkan akan kembangkan kembali setelah lama disuntik mati sejak 1998 Rumor ini mencuat ke permukaan setelah pada akhir 2021 lalu Toyota, Daihatsu, dan Suzuki sepakat untuk bekerja sama mengembangkan mobil sport ukuran compact, Jumat (21/06/2024).

Selain itu, rumor tentang kemungkinan kembalinya Suzuki Cappuccino diperkuat dengan rencana pengembangan mesin turbo 1,3 liter 3-segaris yang akan dibenamkan pada GR Starlet.

Ketiga merek ini akan melahirkan tiga mobil: Toyota S-FR, Daihatsu Copen, dan Suzuki Cappuccino. Cappuccino akan menjadi pilihan menarik bagi para penggemar mobil ringan dan performa tinggi.

Selain mesin, basis platform antara Suzuki Cappuccino, Toyota GR Starlet, Toyota SF-R, dan Daihatsu Vision Copen diprediksi akan sama. Meski basisnya sama, desain, konsep, dan pengaturan berkendara akan dikembangkan oleh masing-masing perusahaan secara mandiri, untuk menonjolkan ciri khas masing-masing.

Sementara itu, isu mengenai akan seperti apa rasa Cappuccino yang baru, kita hanya harus menunggu tanggal mainnya, dan itu diprediksi akan sampai pada tahun 2027. Ini artinya membangunkan Cappuccino dari tidur panjang 30 tahun sejak model terakhir mengakhiri penjualan pada Oktober 1998.

Kesimpulan Suzuki Cappuccino siap menghadirkan kembali nama legendaris ini. Meskipun besar kemungkinan tidak akan hadir di Indonesia, namun menarik untuk menyambut kehadiran mobil yang memadukan performa dan gaya ikonik ini.

Debutnya kemungkinan besar terjadi sekitar tahun 2027. Namun begitu, tak ada jaminan nama Cappuccino digunakan kembali. Jika ini benar terjadi, maka Cappuccino akan bangkit dari tidur 30 tahun, sejak penjualannya berakhir pada Oktober 1998. Ketika model ini benar-benar keluar, Best Car memprediksi harganya akan berada di kisaran 3 juta Yen, atau sekitar Rp 311 juta jika dirupiahkan. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…